Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

POROS KESEHATAN · 21 Okt 2021 23:15 WIB ·

100 Ribu Dosis Vaksin Ludes Tiga Hari, Lotim Jadi Prioritas Distribusi Vaksin di NTB


					100 Ribu Dosis Vaksin Ludes Tiga Hari, Lotim Jadi Prioritas Distribusi Vaksin di NTB Perbesar

LOTIM| POROSLOMBOK – Kurang dari tiga hari yang ditargetkan Pemkab Lombok Timur, 100 ribu dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat telah habis.

Capaian ini tentunya menjadi pertimbangan pemerintah Provinsi dan pusat untuk mendistribusikan kembali vaksin hingga tercapainya herd immunity yang menjadi program pemerintah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Drs. HM. Juaini Taufik, M.Ap mengungkapkan, capaian 100 ribu dosis vaksin terpantau kurang dari tiga hari.

“Alhamdulillah, 100 ribu dosis sudah habis hari Kamis ini pukul 11.00 wita. Bahkan, masih banyak permintaan dari masyarakat untuk mendapatkan vaksin kembali,” terang Juaini Taufik yang juga Kasatgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur itu kepada wartawan, Kamis (21/10).

Terbatasnya stok vaksin yang di droping dari Pemprov NTB kata Juaini Taufik, menjadi kendala. Jatah untuk NTB hanya 136 ribu dosis vaksin. Kabupaten Lotim memperoleh 100 ribu dosis sedangkan sisanya 36 ribu dibagikan ke daerah lainnya.Tentunya stok yang lebih banyak itu sebagai sebuah apresiasi bagi Lotim.

“Pak Kapolda NTB meminta kepada Polres Lotim apabila 100 ribu dosis vaksin itu bisa dihabiskan dalam 3 hari, maka akan menjadi prioritas kembali,” kata Juaini Taufik mengutip permintaan Kapolda NTB Irjen. M. Iqbal.

Masih kata dia, kondisi ini bisa dipertahankan dengan mengerahkan seluruh potensi dan sumber daya yang ada termasuk dari kalangan ASN untuk memback up tim vaksinator dari unsur kesehatan. Sehingga fasilitas yang tersedia seperti kendaraan dinas berkeliling untuk melayani masyarakat yang membutuhkan vaksinasi.

“Dibanding dengan cara-cara biasanya kita hanya mendapatkan 10 ribu sampai 15 ribu vaksin. Tapi dengan metode yang beda seperti saat ini, malah capaiannya jauh lebih banyak. Dihari pertama saja sudah 41 ribu lebih. Hari kedua 35 ribu dan dihari ketiga ini sisanya 24 ribu dengan waktu hanya setengah hari saja,” terangnya.

Karenanya, capaian serapan 100 dosis vaksin yang kurang dari 3 hari ini bisa menjadi barometer pertimbangan pemprov NTB dan pusat untuk mendroping vaksin kembali.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi yang sudah terdistribusi menjadi 480 ribu lebih. Tetapi masih dibawah angka 50 persen. Sementara wajib vaksin penduduk Lotim usia 12 tahun ke atas mencapai 985 ribu jiwa.

“Dengan dua kali vaksin ini tentu masih sedikit dengan jumlah penduduk kita yang wajib vaksin. Sedangkan angka vaksin dosis kedua ini sudah meningkat menjadi 14 persen,” sebutnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anak Usia 6-11 Tahun Mulai Divaksin, Bupati Lotim: ini Perwujudan Kasih Sayang Pemerintah

17 Januari 2022 - 10:42 WIB

Capaian Vaksinasi Lotim Dosis Ke Dua dan Lansia belum sesuai target

24 Desember 2021 - 08:08 WIB

Beresiko Tinggi Namun Banyak Masyarakat Lotim Yang Menolak Dirujuk Saat Persalinan

21 Desember 2021 - 11:09 WIB

Deklarasi 5 Pilar STBM, Kepala PKM Terara Berharap Penyebaran Penyakit Dapat Diminimalisir

9 Desember 2021 - 08:51 WIB

Jumlah Tenaga Honorer Di Puskesmas Terara Masih Seimbang

8 Desember 2021 - 08:05 WIB

Kepala Puskesmas Keruak: Masyarakat Harus Vaksin Mumpung Gratis

21 November 2021 - 07:16 WIB

Trending di POROS KESEHATAN
error: Content is protected !!