Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

POROS BERITA · 31 Jan 2021 09:52 WIB ·

Batasan suci makam Almagfurlah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Sudah di Berlakukan


					Batasan suci makam Almagfurlah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Sudah di Berlakukan Perbesar

LOTIM, POROSLOMBOK -Pasca di launching nya wisata religi dan Dokumentasi Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada kamis, 28 Januari 2021 oleh Bupati Lombok timur di Gadung Birrul Walidain. Pada hari Jum’at 29 Januari 2021 di berlaku kan nya beberapa konsep tata kelola area berupa pembatasan area suci.

Ditemui oleh awak media saat memantau para peziarah makam. Ashwan kailani yang adalah Dosen Universitas Hamzanwadi dan juga sebagai Tim pengembang Wisata Religi dan Dokumentasi Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid mengatakan bahwa selain pemberlakuan area suci juga di tetapkan aturan untuk menggunakan alas kaki berupa (terompah). Kenapa terompah.? Lebih ke inmemoriam.

Selain sebagai alas pengganti yang akan di gunakan di area suci juga menjadi wujud melestarikan kearipan lokal dan mengenang masa masa dimana terompah sebagai alas kaki yang trend pada masa nya dulu.(red. Saat awal awal nya (Almagfurlah) mendirikan pondok pesantren). Tegas nya.

Lebih lanjut di katakan ashwan bahwa penggunaan terompah dan pembatasan area suci adalah bagian dari konsep tata kelola tahap awal dari master plan yang sudah di rancang oleh tim dari Kerja sosialisasi bersama masyarakat pancor dan tokoh yang pernah di kunjungi.

Adapun grand desain dari wisata religi ini nanti akan mendata potensi potensi yang bisa menjadi daya tarik tamu/ peziarah berupa tradisi Budaya, seni juga kuliner yang ada di desa pancor yang di juluki kota santri ini.

Lanjut di katakan ashwan. program pengembangan wisata religi dan Dokumentasi Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid nanti nya juga akan membuat museum sebagai tempat untuk melihat dan mengenang sejarah perjalanan perjuangan Almagfurlah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid berupa karya – karya dan benda benda peninggalan beliau. (red. Almagfurlah). Lokasi museum sudah di siapkan di Bangunan Birrul Walidain lantai 1 sekaligus juga menjadi Kantor sekretariat Tim pengembang Wisata Religi.
Alhamdulillah. Sambung Ashwan yang juga sebagai Tim pengadaan dan pengelola area musium Pahlawan nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada musium negeri nusa tenggara barat di mataram ini.

Terkait dengan pengadaan musium ini pihak dari musium negeri provinsi nusa tenggara berat di mataram sangat menyambut baik dengan memberikan space di musium negeri untuk tempat di pajang nya beberapa karya dan peninggalan Almagfurlah baik itu berbentuk duplikasi dan photo. Tutupnya. (Red-PL)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seorang Pemuda Tewas Terlindas Truck Dengan Kondisi Mengenaskan

18 Januari 2022 - 06:10 WIB

H.Haerul Warisin Surati Presiden Terkait Pupuk Subsidi

17 Januari 2022 - 21:20 WIB

Bapera Lotim : Kehadiran Jokowi harus dijadikan Triger untuk sektor wisata dan ekonomi kreatif

14 Januari 2022 - 08:47 WIB

Kecamatan Montong Gading Gelar Pisah Sambut Camat

12 Januari 2022 - 21:55 WIB

Berstatus Quo, Penggarapan Tanah Pecatu Oleh Pihak Pemdes Sukarara Dihentikan

4 Januari 2022 - 19:39 WIB

PD Pemuda NWDI Desak Pemerintah Hentikan Aktivitas Assunah di Lombok

3 Januari 2022 - 13:52 WIB

Trending di POROS BERITA
error: Content is protected !!