ASA serap Aspirasi Masyarakat Sembalun

0
214

MATARAM- Anggota DPD RI, H Achmad Sukisman Azmy (ASA) melakukan kunjungan kerja (Kungker) untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di Sembalun. Dalam kunker itu, ASA mendengarkan berbagai keluhan masyarakat yang ada di desa Sembalun.

Dalam acara itu, berbagai keluhan masyarakat Sembalun diantaranya bibit bawang putih tidak disertai dengan pasarannya sehingga harga bawang putih hancur. Termasuk hasil pertanian cabe, tomat, mente wortel dan kentang.

“Kita mendengarkan aspirasi masyarakat yang ada di Sembalun. Insyallah kita tetap akan menyurakan di pusat,” jelasnya

Baca Juga :  RUU Desa Terancam Gagal Direvisi Tapi Akan Dirubah

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan pemerintah harus terlibat terkait dengan penanganan air bersih secara serius supaya seluruh masyarakat dapat menikmati terutama sumur bor.

Bukan hanya itu, Air irigasi untuk pertanian sehingga perlu adanya dam kecil agar di musim hujan disamping antisipasi banjir. Kemudian di Sembalun, sendiri Rawan tanah longsor di perbukitan sehingga perlu diantisipasi.

Dari sisi penataan, Sembalun ini daerah wisata namun yang kurang yakni toilet dan air bersih sehingga adanya Perluasan dan pembuatan rest area serta sport Poto di kawasan Sembalun. Menaikkan status jalan dari provinsi ke jalan nasional dari Suela hingga Sembalun untuk menyambung jalan dari KLU ke Sembalun.

Baca Juga :  Sekda Gelar Rapat Koordinasi Bersama BNPB untuk Persiapan Konsep SPAB

“Peran Geopark Rinjani dioptimalkan untuk SDM Pariwisata dan berharap pembagian retribusi untuk mengatasi sampah dan lain-lain” jelasnya

dipaparkan lebih jauh, terkait dengan kesulitan air di Sajang terjadi sejak pipa air dari segara anak ke Sajang ikut terbakar saat kebakaran hutan dan diperparah saat gempa. Jika pipa ini dikembalikan seperti dulu maka Sajang aman terhadap kekurangan air minum

Baca Juga :  Bupati Sukiman sudah Siapkan Langkah-Langkah Jika Terjadi Resesi Ekonomi 2023

“Serapan tadi kita lanjutkan ke pemerintah pusat lewat kementrian terkait sehingga berbuat sesuai kondisi yang diharapkan masyarakat” ujarnya

Namun, yang bisa diintervensi saat ini oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengingat Sembalun sudah menjadi obyek wisata andalan nasional. Makanya yang perlu di atensi pengadaan air bersih.

“Nanti tanggal 28 Oktober ada event khusus yakni mendaki 7 bukit sekitar sembalun,” terangnya (Rl).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini