(PorosLombok.com) – Pergantian Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa kembali dilakukan di Kecamatan Sikur. Camat Sikur, Saharudin, melantik L. Bahaidin, S.Sos. sebagai Pjs Kades Loyok dan Ruslan Aprianto, S.Adm. sebagai Pjs Kades Montongbaan.
Prosesi berlangsung di Aula Kantor Camat Sikur, dengan disaksikan unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat.Jumat (12/09).
Pengangkatan dua Pjs baru tersebut dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan setelah masa tugas pejabat sebelumnya berakhir. Momen itu sekaligus menjadi tonggak baru dalam roda kepemimpinan desa, dengan harapan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
Kepala Dinas PMD Lombok Timur melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Pembangunan, Deni Aswin Pribadi, S.STP., memberikan sambutan seusai pelantikan. Ia mengingatkan pentingnya pesan Menteri Dalam Negeri agar seluruh pemimpin daerah memperkuat keamanan lingkungan.
“Salah satu arahan Pak Menteri adalah agar kepala daerah hingga kepala desa menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan atau Siskamling,” tegas Deni.
Ia menjelaskan, kondisi sosial politik saat ini mudah terpengaruh oleh informasi di media sosial. Menurutnya, gesekan kecil bisa melebar jika dipelintir, sehingga langkah pencegahan di tingkat desa menjadi sangat penting.
“Kita harus lebih bijak dalam bermedia sosial. Jangan sembarangan mengunggah atau membagikan konten, karena banyak manipulasi foto maupun narasi yang dibuat pihak tidak bertanggung jawab,” katanya.
Selain soal keamanan, Deni juga menekankan perlunya pemimpin desa rutin bertemu warga. Ia menilai, komunikasi langsung dapat meredam provokasi sekaligus memberikan jawaban cepat atas isu yang beredar di masyarakat.
“Dengan sering turun ke masyarakat, kepala desa bisa lebih cepat memahami persoalan warga sekaligus meminimalisir potensi konflik,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan dua Pjs kades yang baru dilantik agar segera menjalankan program prioritas. Hal ini dinilai krusial agar agenda pembangunan di desa tidak terhambat oleh transisi kepemimpinan.
“Pastikan kegiatan-kegiatan utama dapat segera dilaksanakan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Deni.
Ia juga menyampaikan bahwa Lombok Timur masih melaksanakan Operasi Pajak Daerah (Opjar). Desa diminta ikut memfasilitasi koordinasi dengan petugas lapangan demi mempercepat realisasi pajak yang hasilnya akan digunakan untuk pembangunan daerah.
“Kami berharap kerja sama seluruh elemen, baik desa maupun kabupaten, dapat berjalan lancar sehingga tujuan pembangunan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan turut dihadiri perwakilan UPTD, Koramil, Polsek, perangkat desa, pendamping desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta anggota BPD.
(Erwin/PorosLombok)



















