MPR RI Sukisman Azmy Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama NGO LIRA NTB.

0
301

MATARAM, POROSLOMBOK – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) menggandeng Aktivis/NGO Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Provinsi NTB dalam menggelar sosialisasi empat pilar negara yang di ikuti oleh benerapa pengurus inti dari Pulau Lombok sekitar 250 Orang. Adapun kegiatan tersebut di selenggarakan di Gedung Graha Bakti Komplek Kegubernuran Provinsi NTB. Sabtu, 03/10/2020.

Kegiatan tesebut dihadiri pula oleh Kapolda NTB yang diwakili oleh Dir Intel Kombes Pol Drs Susilo Irianto, Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Ahsanul Khalik dan Gubernur Lira Prov NTB Syamsudin S. Adm, S. Sos, dan Para Bupati Lira se NTB.

Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara; UUD Tahun 1945; Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR; NKRI Sebagai Bentuk Negara; Dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara; dibahas secara jelas dalam sosialisasi ini yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Dapil NTB Ir H. Achmad Sukisman Azmy. M. Hum

Sosialisasi Empat Pilar tersebut dilakukan guna meningkatkan pemahaman masyarakat terutama terkait para guru agar lebih mengetahui bahwa betapa pentingnya pengetahuan terkait empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) melalui Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) H. Achmad Sukisman Azmi, M.Hum menyebutkan, sosialisasi empat pilar tersebut merupakan salah satu kewajibannya bersama anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) dan Dewan Permusyawaratan Daerah (DPD) lainnya. Namun masing-masing anggota hanya diberikan kesempatan beragam ada yang dua dan tiga kali, sehingga dalam satu tahun terakhir terfokuskan di Pulau Lombok, dan ini adalah Sosialisasi terakhir.

Baca Juga :  Serba-serbi Hultah NWDI ke-88 di Pancor Lombok Timur, Berkah Bagi Pelaku UMKM

Tantangan yg dihadapi saat ini menurut H Achmad Sukisman mulai lunturnya nilai agama dan nilai budaya akibat minimnya publik figur sehingga banyak terjadi krisis Aklak dan moral berakibat terjadinya pelanggaran hukum hak asasi dan ketidak Adilan.
Sukisman menambahkan konflik sosial terjadi sehingga tauran antar kampung dan desa mudah tersulut meskipun peristiwa kecil.Padahal saat ini kita menghadapi wabah pandemi covid 19. Kondisi ini diperparah lagi dengan mulai lunturnya kepercayaan masyarakat dibidang ekonomi politik dan hukum.

Pemahaman dan penghayatan terhadap nilai nilai yg terkandung dalam Pancasila juga mulai pudar sejak repormasi sehingga MPR RI segera mengambil peran sebelum hal terparah terjadi.

Kondisi global perang dingin Amerika dan Tiongkok dikhawatirkan berimbas di Indonesia. Diperparah lagi dengan covid 19 yg menjadi tragedi dunia hingga saat ini belum diketahui obatnya.

Pengalaman Indonesia selama 350 tahun dijajah dengan sistem adu domba tentu diharapkan tidak terulang kembali dan segera disadari warga Indonesia.

Sukisman Azmy mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus Lira NTB yang bersedia mengikuti acara dengan khidmat dan semoga organisasi NGO seperti Lira ini dapat ikut serta berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan kita dengan cara – cara positif dalam hal ini berkesempatan ikut serta dalam sosialisasi 4 Pilar MPR RI.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi NTB diwakili Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB H. Akhsanul Halik mengapresiasi terselenggaranya acara sosialisasi empat pilar ini dan menurut Kadis Sosial Provinsi NTB ini sosialisasi empat pilar Kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat essential dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa pada jaman melenial ini

Baca Juga :  Atap Ruang Kerja UPTD Dikbud Sikur Ambruk Diterjang Puting beliung

“Tantangan yang kita hadapi saat ini tidak lagi satu arah, melainkan banyak arah termasuk melalui kebebasan pers, media sosial dll karenanya hal itu harus segera diimbangi dengan berbagai pendidikan karakter kepada penerus bangsa dalam memanfaatkan Medsos dengan benar agar tidak termakan hoax dan menjadi konsumen dan produsen berita berita HOAX, apalagi ujaran kebencian dan perilaku perilaku dan ujaran yang mengarahkan kepada budaya intoleransi.

Pada kesempatan yang sama Syamsuddin yang merupakan Gubernur Lira NTB menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sosialisasi Anggota DPD RI pada Segenap Pengurus NGO Lira NTB dan bahkan ini merupakan sangat tepat sekali acara sosialisasi 4 pilar ini pada Segenap Pengurus Lira dan Lembaga Sayap Lira (LSO) sehingga bisa kami pahami makna-makna idiologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“terima kasih kepada Anggota DPD RI sudah berkenan mengadakan sosialisasi 4 pilar pada Segenap Pengurus dan Lembaga Sayap Organisasi (LSO) Lira NTB, mengingat pas sekali momennya karena pengurus kami sangat perlu sekali di berikan pemahaman tentang ideologi pancasila ini, sekali lagi saya atas nama Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi NTB mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPD RI Ir. H. achamd Sukisman Azmy, M.Hum yang sudah memberikan pemahaman tentang 4 Pilar pada segenap pengurus kami. Kata Bung Syam nama Panggilan Akrab Gubernur Lira itu pada sambutannya.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Montong Gading Aman dan Kondusif, Tidak Ada Euforia Berlebihan

Sambutan berikutnya Atas nama Kapolda NTB yang dalam hal ini di wakili oleh Direktur Intelkam Polda NTB, Kombes Pol Drs Susilo Irianto menyampaikan beberapa hal terkait pentingnya memahami tentang Ideologi Dalam berbangsa dan bernegara, dalam momentum sosialisasi ini semoga bisa mewujudkan sebuah pemahaman untuk bisa di jadikan acuan dalam bernegara sebagai warga negara yang baik dan benar, menurutnya juga kesehatan sangatlah penting untuk kita jaga dan marilah kita ikuti semua ketentuan Protokoler kesehatan dan arahan-arahan Pemerintah sesuai peraturan perundangan yang berlaku tentunya dengan tetap waspada pada keselamatan diri kita. Dir Intelkam Polda NTB menyampaikan pesan buat seluruh Pengurus Lira Se NTB agar bisa memberikan kontribusi kepada negara dengan membawakan sebuah teobosan-teibosan program penguatan perekonomian pada pandemi covid 19 ini dan Pak Susilo juga mengapresiasikan kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk mewujudkan kecintaan kita kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Arahannya Mari kita jaga kesehatan kita bersama karena sehat itu mahal, tentunya kita tetap menggunakan Protokoler kesehatan pada Zaman New Normal ini dengan tetap menggunakan Masker, Cuci tangan, Jaga Jarak sosial Distance demi keselamatan diri dan orang lain. tutup Kombespol Drs. Susilo Irianto L pada sambutannya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini