(PorosLombok.com) – Arsa Ali Umar secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Staf Khusus (Stafsus) Bupati Lombok Timur Bidang Ketenagakerjaan per Kamis (15/1/2026).
Keputusan ini diambil secara sadar karena ia merasa performanya belum maksimal dalam membantu percepatan pembangunan daerah di sektor tersebut.
”Saya merasa belum memiliki kapasitas yang memadai sehingga merasa tidak mampu maksimal membantu Bapak Bupati dan berkontribusi terhadap kemajuan Lombok Timur,” ujar Arsa dalam keterangannya.
Selain alasan kompetensi, Arsa memilih mundur karena ingin mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada urusan domestik.
Ia menegaskan bahwa langkah meninggalkan kursi pemerintahan ini murni agar dirinya bisa lebih fokus mengurus keluarga.
”Keputusan mundur ini murni karena alasan kapasitas diri saya dan keinginan untuk lebih fokus mengurus keluarga,” tegasnya.
Meski berhenti, Arsa menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati atas peluang berharga yang telah ia terima selama ini.
Baginya, posisi tersebut memberikan wawasan luas serta jaringan profesional baru yang belum pernah ia miliki sebelumnya.
”Terima kasih atas kepercayaan Bapak Bupati dan Wakil Bupati, sehingga saya bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman serta jaringan yang sebelumnya tidak saya punya,” ungkap Arsa.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada jajaran pimpinan daerah serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lombok Timur.
Hal ini berkaitan dengan rasa tanggung jawab moralnya yang merasa belum memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan daerah.
”Saya memohon maaf kepada pimpinan dan masyarakat karena belum mampu berkontribusi banyak terhadap kemajuan masyarakat dan daerah Kabupaten Lombok Timur,” pungkasnya.
(arul/Poroslombok)














Kalau staf khusus bidang Penanganan Masalah vSosial mungkin Cocok dik.