Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

POROS HUKRIM · 18 Nov 2021 20:24 WIB ·

Biadap ! Seorang Kakek di Lobar Cabuli Cucu Tirinya Selama Setahun


					Biadap ! Seorang Kakek di Lobar Cabuli Cucu Tirinya Selama Setahun Perbesar

Lombok Barat | POROSLOMBOK – Sebut saja Bunga, seorang anak berusia 10 tahun menjadi korban Eksploitasi oleh kakek tirinya sendiri. Bunga digauli semenjak ia duduk di kelas 4 hingga Kelas 5 Sekolah Dasar.

Kejadian berawal pada Rabu, 27 Oktober 2021 sekitar pukul 16.00 Wita, saat M (56) hendak mengeksploitasi Bunga. Ia membuka setengah celananya dan mencium bibir Bunga kemudian membuka celana Bunga. Setelah itu, si kakek menarik tangan Bunga agar memegang kemaluannya, namun Bunga menolak.

Saat si kakek beraksi, Bunga berusaha melawan dengan menarik kakinya, akan tetapi si kakek malah menindih kaki Bunga dan mengancam agar Bunga tidak bercerita kepada ibunya.

“Kejadian itu disaksikan langsung oleh ibu kandung korban dari jendela kamar. Ia mendobrak kamar dan berteriak. Akhirnya ibu korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Mataram,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, S.T., S.I.K. saat Konferensi Pers di Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polresta Mataram, Kamis (18/11).

Kadek Adi menyampaikan dari pengakuan tersangka, sejak orang tua Bunga bercerai, Bunga tinggal satu atap bersama tersangka di Dusun Dasan Bara, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

“Ia sudah melakukan aksi bejatnya selama satu tahun,” kata Kadek Adi.

Kini si Kakek tengah ditahan di Rutan Polresta Mataram dan akan dikenakan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-undang RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 Tahun penjara. (*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Pengedar Sabu, 3 Pria di Lombok Timur Diamankan Ditresnarkoba Polda NTB

17 Januari 2022 - 08:28 WIB

Wanita Asal Sumbawa Mengadu ke Polda NTB Karena Tak Digubris Penyidik

10 Januari 2022 - 13:39 WIB

Ditinggal Istri Merantau, Pria Ini Tega Setubuhi Anak Kandungnya Sendiri

6 Januari 2022 - 14:38 WIB

Polres Lotim Dalami Kasus Pembakaran Di Markaz As.Sunnah

2 Januari 2022 - 21:48 WIB

Pengurus NWDI  Loteng Akan Polisikan Ustazd Mizan Qudsiyah

2 Januari 2022 - 10:21 WIB

Diduga Sedang Bermantap-Mantap Oknum Honorer Rsud Selong Digerebek Istrinya

23 Desember 2021 - 12:43 WIB

Trending di POROS HUKRIM
error: Content is protected !!