Lotim, Poroslombok.com –
Buntut dari adanya tragedi penusukan oleh salah satu oknum anggota organisasi Kris Sasak,pada acara pesta adat bau nyale, sebanyak 75 massa aksi dari dusun Lungkak datangi kantor desa ketapang raya ,kec Keruak Lotim sekitar pukul 10.00 wita guna meminta organisasi tersebut dibubarkan, Sabtu (11/02)
Aksi tersebut langsung dimediasi oleh Polsek Jerowaru, Camat keruak dan Pemerintah desa.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman membenarkan kejadian tersebut, ia menyampaikan bahwa menurut keterangan Pihak Polsek Jerowaru bahwa penusukan ini dilakukan oleh inisial JI yang kebetulan sebagai Pengurus Kris Sasak kepada Warga dusun Lungkak inisial IS.
“Pelaku saat ini sudah di tahan di polsek jerowaru .korban sudah di rawat di puskesmas jerowaru dan sudah bisa pulang kondisi baik,” terang Nicolas.
Adapun tuntutan massa aksi yakni Menolak keberadaan organisasi Kris sasak di dusun lungkak selatan, meminta penertiban penghuni komplek perumahan nelayan di ketapang raya dan Aktivitas lapak / kafe di pantai ketapang raya yg sebagian tidak sesuai peruntukannya .agar di tata kembali oleh pemerintah desa.
“Kegiatan mediasi selesai dengan kesepakatan dan apa yang jadi tuntutan massa akan ditindak lanjuti oleh Ketua Forpincam dalam hal ini camat keruak,” jelasnya
Untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut
camat keruak meminta data di kepala desa penghuni btn yg ada di dusun lungkak selatan dan data lapak/ Kafe yg ada di dusun lungkak selatan dan akan memanggil pengurus organisasi Kris sasak .
“Nanti semua pihak yang berkepentingan akan diundang untuk dilaksanakan rapat di kantor camat,” pungkasnya.
(Arul/ Poroslombok)