Menu

Mode Gelap
Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi Diduga Pukuli dan Injak Kernek Dump Truck, Oknum Stafsus Gubernur Hampir Diamuk Massa

LOMBOK TIMUR · 23 Jun 2022 14:10 WITA ·

Bupati Sukiman Ceritakan Sebuah Teladan Tentang Kiyai Hamzanwadi


 Bupati Sukiman Ceritakan Sebuah Teladan Tentang Kiyai Hamzanwadi Perbesar

PorosLombok.com • LOTIM –

Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy melakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Darul Azmi Al-Masyhur Nahdlatul Wathan Penalet, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru Kamis (23/6).

Bupati dalam sambutannya menceritakan sebuah teladan dari Al Magfurlah TGH. M Zainuddin Abdul Majid yang memotivasi masyarakat untuk membangun pondok pesantren dengan memberikan bantuan berupa dana pembelian tanah.

Hal tersebut menjadi teladan betapa pentingnya berinvestasi atau mendukung pendidikan. Bupati mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir. Sama halnya dengan pembangunan MI Darul Azmi Al Masyhur tersebut.

Bupati bahkan menyebutnya sebagai tiga dalam satu (3in1). Hal itu mengingat dalam pembangunan sebuah sekolah mencakup tiga hal, yaitu amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh.

“Ketiganya tercakup di situ, kalau dalam bahasa sekarang namanya three in one atau tiga dalam 1 tempat,” ungkapnya.

Karena itu Bupati mengajak masyarakat setempat untuk membantu pembangunan MI tersebut.

“Sumbangan untuk ponpes yang akan dibangun akan terus mengalir sepanjang ponpes ini masih berdiri. Semua ilmu akan didapatkan dan diajarkan kepada anak-anak di Ponpes yang akan dibangun ini,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan sekolah tersebut. Diakuinya kontribusi pihak swasta terhadap pendidikan di daerah ini sangat besar, utamanya mendukung usia lama sekolah masyarakat Lombok Timur.

Bupati juga mendorong agar masyarakat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengikuti kejar paket A, B, maupun C, “jangan sampai ada yang putus sekolah,” pesannya. Kehadiran MI ini diharapkan dapat mengurangi persoalan pendidikan masyarakat Dusun Penalet.

Sementara itu Ketua pembangunan MI Darul Azmi Sarijul Basri menyampaikan anggaran pembangunan MI berasal dari swadaya masyarakat Desa Wakan. Diharapkan MI ini nantinya berkembang menjadi pondok pesantren, menambah jumlah sarana pendidikan bagi masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bangkesbangpoldagri, Camat Jerowaru, Kades Wakan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. (**)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menakjubkan! 21 Orang Kafilah Lotim Tembus Babak Final Ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi

5 Juli 2022 - 12:57 WITA

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lotim Tahun 2021 Disetujui DPRD

5 Juli 2022 - 06:26 WITA

Pasangan Sekda Lotim – Hirsyan Bikin Keok Pasangan Hasfen Walid Di Turnamen Kapolres Cup 2

4 Juli 2022 - 23:29 WITA

Antusiasme Penonton MTQ di Lapangan Masbagik Melebihi dari Yang Diperkirakan

4 Juli 2022 - 15:09 WITA

DPRD Lotim Meminta Penjelasan Realisasi Anggaran LKPJ Kepala Daerah dan LKPJ APBD 2021

4 Juli 2022 - 07:49 WITA

Sekda Lotim Sebut Angka Stunting di Lotim Dibawah 20%

3 Juli 2022 - 12:09 WITA

Trending di LOMBOK TIMUR