Menu

Mode Gelap
Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi Diduga Pukuli dan Injak Kernek Dump Truck, Oknum Stafsus Gubernur Hampir Diamuk Massa

LOMBOK TIMUR · 23 Jun 2022 14:01 WITA ·

Bupati Sukiman Meminta Mahasiswa KKN Unram Ubah Pola Pikir Masyarakat


 Foto : Bupati Lombok Timur HM SUKIMAN AZMY Bersama beberapa pejabat dan perwakilan mahasisiwa KKN Unram (dok: Istimewa) Perbesar

Foto : Bupati Lombok Timur HM SUKIMAN AZMY Bersama beberapa pejabat dan perwakilan mahasisiwa KKN Unram (dok: Istimewa)

Poroslombok.com • LOTIM –

Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy menerima 974 mahasiswa Universitas Mataram yang hendak melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 95 desa di Lombok Timur. Penerimaan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati, Kamis (23/6).

Bupati, dalam kata-kata penerimaannya menyampaikan kondisi Lombok Timur secara umum, termasuk potensi dan dinamika permasalahan yang ada di daerah ini.

Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan membawa manfaat besar dalam rangka merubah pola pikir masyarakat. Karena itu Ia meminta agar mahasiswa tidak merubah kondisi fisik desa,

“Sarana fisik itu tidak merubah nilai KKN dan itu juga bukan pekerjaan kalian. Yang harus dilakukan adalah merubah mindset masyarakat dan prilakunya supaya jadi lebih baik,” pesannya.

Bupati pun berharap kerja sama antara Pemda Lotim dan UNRAM yang sudah berjalan dapat ditingkatkan di masa mendatang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selamat mengabdi di masyarakat demi keberlangsungan hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Pusat Layanan KKN LPPM UNRAM Islamul Hadi mewakili Rektor UNRAM menyampaikan bahwa kegiatan KKN tersebut merupakan sinergi yang menggabungkan potensi sumber daya lokal, masyarakat, dan mahasiswa.

Disebutnya kegiatan itu dilaksanakan dengan prinsip dan pendekatan respirokal, artinya, masyarakat harus berpartisipasi secara aktif melakukan kegiatan di lingkungan sosial, begitupun mahasiswa ikut aktif membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan mereka.

Adapun program KKN yang akan dilaksanakan adalah intervensi terhadap gagal tumbuh (stunting) yang akan berlangsung di 65 desa, Desapreneur di tiga desa, rumah pangan lestari di tiga desa, desa tertinggal di 14 desa, juga pariwisata dan lingkungan 10 desa. (***)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menakjubkan! 21 Orang Kafilah Lotim Tembus Babak Final Ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi

5 Juli 2022 - 12:57 WITA

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lotim Tahun 2021 Disetujui DPRD

5 Juli 2022 - 06:26 WITA

Pasangan Sekda Lotim – Hirsyan Bikin Keok Pasangan Hasfen Walid Di Turnamen Kapolres Cup 2

4 Juli 2022 - 23:29 WITA

Antusiasme Penonton MTQ di Lapangan Masbagik Melebihi dari Yang Diperkirakan

4 Juli 2022 - 15:09 WITA

DPRD Lotim Meminta Penjelasan Realisasi Anggaran LKPJ Kepala Daerah dan LKPJ APBD 2021

4 Juli 2022 - 07:49 WITA

Sekda Lotim Sebut Angka Stunting di Lotim Dibawah 20%

3 Juli 2022 - 12:09 WITA

Trending di LOMBOK TIMUR