(PorosLombok.com) – Desa Loyok, Kecamatan Sikur, tengah serius menyiapkan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai langkah mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo. Persiapan ini mulai dari aspek kelembagaan hingga pembiayaan.
Penjabat Sementara Kepala Desa Loyok, L. Bahaidin, mengungkapkan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan pemerintah kabupaten dan pendamping desa. Hasilnya, sejumlah kesepakatan telah dicapai, termasuk pembukaan rekening khusus BUMDes.
“Memang sempat tertunda karena berbagai catatan dari BPD. Namun sekarang semua hambatan administratif itu sudah selesai,” jelas Bahaidin, Rabu (1/10).
Ia menegaskan, unit usaha BUMDes akan difokuskan pada sektor pertanian, khususnya pengolahan hasil panen hingga distribusi beras. Skema awal ini dinilai relevan dengan potensi lokal yang dimiliki masyarakat Loyok.
“Sudah ada transfer dana 80 persen untuk BUMDes dari total alokasi 20 persen dana desa, jumlahnya sekitar Rp150 juta. Itu hasil kesepakatan bersama BPD,” terangnya.
Lebih jauh, Bahaidin menyebut BUMDes juga akan dilibatkan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun koordinasi lintas desa dan koperasi masih menunggu penyelesaian sejumlah pekerjaan internal.
“Kami memang belum berkomunikasi langsung dengan pengelola dapur MBG atau jaringan antar-BUMDes karena fokus menyelesaikan struktur internal terlebih dahulu,” tuturnya.
Selain pembenahan BUMDes, desa setempat juga memiliki agenda padat sepanjang Oktober. Mulai dari Musyawarah Rencana Desa, pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Sikur di mana Loyok menjadi tuan rumah, hingga pemilihan pengurus irigasi.
(arul/PorosLombok)




















Fantastic website. Plenty of useful information here. I am sending it to several friends ans additionally sharing in delicious.
And of course, thanks to your sweat!