Dibalik Berdirinya Ponpes Sunan Giri Montong Baan Ada Nama Besar Sang Pahlawan

0

HISTORY, POROSLOMBOK – Berbicara Sejarah perjuangan Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid atau yang akrab disapa Maulana Syeh di Gumi Selaparang ini memang tidak ada habisnya, dengan segudang karya perjuangannya memajukan pendidikan di Nusa Tenggara Barat khususnya Pulau Lombok.

Kali ini Media Poros Lombok menguak sejarah yang terpendam di balik berdirinya Pondok Pesantren Sunan Giri NW Montong Baan, Kecamatan Sikur kabupaten Lombok Timur. NTB.

Foto: lalu Wiralaga, S.Pd.i Saat di Wawancara media Poroslombok ( 19/03/2021)

Menurut cerita Lalu Wiralaga, S.Pd.i Ketua Yayasan Ponpes sunan Giri dan salah satu yang mempunyai andil besar dalam memajukan yayasan ini , bahwa awal berdirinya Ponpes Sunan Giri, sekitar tahun 1962, diinisiasi oleh para sesepuh Desa Montong Baan yang dimana bertujuan untuk memberikan pengetahuan agama untuk Masyarakat yang kala itu masih kurang pemahaman tentang Islam.

Foto Penambahan Gedung Baru Ponpes Sunan Giri

Ponpes ini juga tidak terlepas dari kehadiran sosok Pahlawan TGKH . Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang memberikan semangat dan dorongan sehingga menumbuhkan semangat dan girah para pendirinya makin berkobar sampai saat ini, sehingga pada awal berdirinya Ponpes Sunan Giri ini desa – desa yang ada di sekitar desa Montong baan ikut serta membantu yakni Desa Semaya, Darmasari dan lain – lain.

Baca Juga :  Membuka Tabir Wetu Telu Di Desa Pengadangan

Dulu awal Ponpes ini sebelum menjadi MTs di awali dngan PGA 4 tahun ( Pendidikan Guru Agama) namun karna terkait peraturan Pemerintah waktu itu sehingga di rubah menjadi MTs thn 1982 dan di tahun 2003 perubahan dari yayasan perguruan menjadi Pondok Pesantren, hal iniĀ  juga dilakukan karna banyaknya tuntutan dari jamaah kala itu bertujuan untuk mengabadikan kehadiran Maulana syeh sehingga menggerakkan motivasi para tokoh – tokoh yang ada di Montong baan termasuk semaye

“Dulu semaye dan darmasari membantu saat pertama kali Ponpes ini dibangunan waktu itu kita masih kecil saat diajak bawa batu bata dari semaye kala itu” tutur Lalu Wiralaga pada jumat (19/03)

Seiring berjalannya waktu Ponpes Sunan Giri berkembang begitu pesat hingga saat ini jumlah santri yang menimba ilmu berjumlah 500 orang baik dari Tingkat. MA, MTS, bahkan di masa Pandemi tidak menyurutkan niat Masyarakat untuk memasukkan anaknya untuk menimba ilmu di Ponpes ini.

Baca Juga :  Melebihi Kapasitas, Dum Truck Terbalik Di Depan Kantor Desa Montong Baan

Kedapannya Ponpes Sunan Giri ini disamping belajar Formal juga akan mengembangkan tahfizul Qur’an dan pendalaman kitab kuning agar mutunya lebih bagus walaupun sampai sekarang belum bisa terealisasikan kecuali tahfiz, bahkan ada yang sudah hafal 30 juz.

Terkait Visi – Misi Ponpes ini adalah Mencetak santri yang berahlakul kharimah dan berwawasan Teknologi. Mengingat perkembang zaman di era Digital yang kian pesat sehingga santri tidak boleh ketinggalan dan ini juga merupakan Wujud Kecintaan kepada Maulana Syeh sebagai generasi Penurusnya. (rl)

Sumber : Ketua yayasan Sunan Giri NW Montong Baan: Lalu, Wiralaga, S.Pd.i
Kepala Sekolah MTS Nw Montong Baan: M.Samsurrahman, S.Pd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here