Duh! Stok Oksigen di RS dr. R. Soedjono Selong Mulai Menipis

0

Lombok Timur. – Pendistribusian oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soedjono Selong, Kabupaten Lombok Timur mulai mengalami penurunan jatah perharinya.

Hal ini tak lepas dari adanya permasalalahan kelangkaan oksigen di daerah Jawa dan Bali sehingga ikut berimbas terhadap suplai oksigen ke RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Saat di konfirmasi pada Kamis (29/7) Kasubag Humas RSUD dr. R. Soedjono Selong, Rahmat menjelaskan pihak rumah sakit memang merasakan dampak dari permasalahan kelangkaan oksigen di Jawa, akibatnya ada pengurangan jatah oksigen dari suplai yang biasa dikirimkan.

Rahmat menjelaskan kebutuhan oksigen di RSUD dr. R. Soedjono biasanya rata-rata sekitar 100 tabung perhari, sedangkan untuk sekarang suplai yang diterima hanya sekitar kurang lebih 60 sampai 80 perhari.

Baca Juga :  DBD Mulai Serang Kecamatan Sikur

“Minggu terakhir ini jatah berkurang, karena sebagaimana kita ketahui juga dengan adanya kasus-kasus terkonfirmasi Covid-19 terutama di kota Mataram sehingga suplai oksigen ini banyak dialihkan ke daerah Mataram untuk mencukupi kebutuhannya, sehingga berpengaruh terhadap jatah oksigen kita di RSUD ini” terangnya.

Disamping itu juga, untuk memenuhi kebutuhan oksigen pihak RSUD berkordiansai dengan rumah sakit lainnya yang ada di pulau Lombok yang sekiranya memiliki stok oksigennya berlebih.

“Kita saling subsidi sementara, saling berikan pinjaman sementara, sehingga begitu ketersediaan oksigen kita sudah ada maka kita ganti ke rumah sakit tersebut,” jelasnya.

Selain upaya tersebut, pihak RSUD juga melakukan antisipasi dengan menhubungi penyuplai oksigen dari pihak lain.

Sehingga diharapakan nantinya pihak lain ini juga dapat membantu untuk penambahan ketersediaan oksigen yang ada di RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Baca Juga :  Warga Laporkan Aroma Tak Sedap, DLHK Lotim Mediasi Pemilik Peternak Apot dengan Warga

“Disamping itu kita juga mengupayakan efisiensi, maksudnya kita mengingatkan teman-teman di unit sekiranya misalnya kadang ada pasien yang pakai oksigen sudah dilepas namun kadang lupa dimatikan. Nah itu kita minta teman-teman dilapangan untuk mengecek sehingga kita betul-betul efisien di dalam penggunaan oksigen tersebut,” ucapnya

Sementara itu terkait dengan stok APD yang ada di RSUD dr. R. Soedjono berdasarkan dari data yang ada di gudang, ketersedian stok untuk APD masih tercukupi untuk pelayanan pasien covid-19 yang ada di RSUD dr. R. soedjono Selong. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here