Hamili Pacar di Bawah Umur, Pria Asal Ampenan Ini Tak Mengakui Perbuatannya

0

Mataram – Jajaran Kepolisian Ditreskrimum Polda NTB mengamankan seorang pemuda AS (22), asal Ampenan, Kota Mataram atas dugaan menghamili pacarnya AZ (??) yang masih di bawah umur.

Dari hasil penyidikan, kejadian itu bermula saat AS mengajak korban berpacaran. Sekitar 3 bulan kemudian, tersangka mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami-isteri di kosan AS sekitar Juni, 2020 silam.

“Menganggap hal itu lumrah, dan tidak menimbulkan masalah, maka AS sering mengajak korban melakukan hal yang semestinya belum boleh dilakukan bagi keduanya,” jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K, M.Si, pada Kamis 22/07/2021.

Baca Juga :  Kasus Narkoba yang Diungkap Berskala Besar, Tujuh Personel Satresnarkoba Polresta Mataram Diganjar Penghargaan

Nahas, sekitar bulan November 2020, orang tua korban AZ mengetahui anaknya ternyata telah hamil kurang lebih 5 bulan. Orang tua korban pun tidak terima dan melaporkan tersangka.

Dir Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K menyampaikan, pada awalnya tersangka AS tidak mengakui ini perbuatan nya.

Namun dari hasil tes DNA yang dilakukan oleh tim Puslabfor Polda, benar bahwa AS adalah ayah biologis dari anak korban AZ, sehingga pada Rabu (21/07) AS langsung diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannyanya.

Baca Juga :  Polsek Jonggat Temukan Sapi Dicurigai Hasil Pencurian di Persawahan Warga

Sebagai barang bukti, tim juga mengamankan 1 lembar akte lahir atau nama korban, 1 lembar fotokopi KK, 1 buah celana leging panjang warna coklat, 1 buah celana dalam warna abu-abu, serta 1 lembar bukti hasil tes DNA.

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 81 Ayat (1) atau (2), junto Pasal 76D atau Pasal 82 Ayat (1) jo 76E, UU 17 Tahun 2016 dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here