Menu

Mode Gelap
Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi Diduga Pukuli dan Injak Kernek Dump Truck, Oknum Stafsus Gubernur Hampir Diamuk Massa

POROS OPINI · 24 Jan 2021 11:45 WITA ·

Hasan Gauk : Bau Amis Instansi Terkait Sedang Bermanuver, Kibuli Para Nelayan


 Hasan Gauk : Bau Amis Instansi Terkait Sedang Bermanuver, Kibuli Para Nelayan Perbesar

OPINI, POROSLOMBOK– dugaan adanya permainan terkait bantuan Sarana dan Prasarana untuk kelompok Budidaya Lobster, yang dimana bantuan ini di berikan oleh pemerintah pusat untuk menbantu para nelayan.

Masyarakat Nelayan Kabupaten Lombok Timur menyampaikan ada 53 Miliar dana Basarpras (bantuan sarana pra sarana untuk kelompok budidaya Lobster) untuk mendukung program prioritas KKP dalam pengembangan budidaya Lobster Nasional.

Temuan kami di lapangan, kami mencium bau amis, Instansi terkait sedang asik bermanuver dan beberapa oknum lagi-lagi kembali memainkan peran mengibuli masyarakat nelayan.

Satu kelompok, dikasih dana sekitar Rp 77.694.500 untuk 16 anggota. Masing-masing mereka menerima dana sekitar Rp 4.855.000. Namun yang terjadi adalah, adanya intervensi oleh beberapa oknum terkait.

mereka disuruh membeli bibit ke suplayer yang ditunjuk langsung oleh DKP Kabupaten, proses inilah yang menjadi potensi terjadinya permasalahan di lapangan, seperti misal; Adanya kuitansi fiktif, hal ini yang menjadi indikator kongkalikong antara Instansi terkait main mata dengan beberapa kelompok dan suplayer yang ditunjuknya.

Sehingga kelompok masyarakat pembudidaya merasa sangat dirugikan atas hal ini. Kasus-kasus semacam ini terus terulang di lingkungan masyarakat nelayan. Mereka kerap dijadikan program sapi perah dan Pejabat terkait seolah sengaja untuk menjadikan beberapa oknum sebagai pemeran tunggal dalam memiskinkan masyarakat nelayan khususnya.

Hal-hal semacam ini harus ditertibkan, agar masyarakat nelayan tidak melulu dijadikan tumbal atas keserakahan oknum-oknum terkait yang tidak memiliki hati nurani. Mereka terus berselancar di atas penderitaan masyarakat nelayan yang bahkan sampai hari ini terus-menerus mereka lakukan.

Sumber OPINI: HASAN GAUK Pemerhati Masyarakat Nelayan

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selamat Menjalani Lembaran Hidup Baru Anaya dan Inaya, Terimakasih Bupati Sukiman!

1 Juli 2022 - 13:16 WITA

DPD KNPI NTB; H. Sukiman Azmy, Bupati yang Sederhana, Kaya Prestasi

15 Juni 2022 - 08:02 WITA

Taupik Hidayat: SUKMA “The Right Man On The Right Place”

31 Mei 2022 - 19:34 WITA

Ketua PPNI Lotim Kedepan Harus Menjaga Marwah dan Independensi Organisasi

11 Mei 2022 - 12:47 WITA

Hikmah Event MotoGP Untuk Lotim Oleh Kak Opik

18 Maret 2022 - 18:18 WITA

Berlikunya Misi Kemanusiaan Pemisahan Anaya Inaya

17 Februari 2022 - 18:53 WITA

Trending di POROS OPINI