HDCI NTB Gelar Vaksinasi Presisi Merdeka Secara Gratis, Demi Percepat Herd Immunity

0
3
Berpose: Ketua Pengda HDCI NTB, Sekda Lotim, Dandim Lotim, Kapolres Lotim, Kadikes Lotim serta Sekretaris Pengda HDCI NTB berpose bersama pada kegiatan pelaksanaan vaksinasi presisi peduli bangsa.
Berpose: Ketua Pengda HDCI NTB, Sekda Lotim, Dandim Lotim, Kapolres Lotim, Kadikes Lotim serta Sekretaris Pengda HDCI NTB berpose bersama pada kegiatan pelaksanaan vaksinasi presisi peduli bangsa.

LOMBOK TIMUR | Poroslombok.com – Organisasi Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan Vaksinasi massal di Toko Cahaya Mandiri jalan KH.Ahmad Dahlan Pancor.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 15, 16 dan 18 september 2021. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin cukup hanya dengan membawa KTP saja.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) HDCI NTB, H. Hafsan Hirwan, SH, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh HDCI, dimana pada masa yang sama HDCI Pusat sedang melaksanakan Rally Indonesia di beberapa provinsi yang dimulai dari kalimantan, sulawesi dan akan berakhir di provinsi bali.

“Di Provinsi NTB sendiri memilih Kabupaten Lombok Timur sebagai Lokus kegiatan ini, mengingat bumi patuh karya adalah Kabupaten dengan jumlah penduduk tertinggi,”ucap triple H, panggilan akrab H. Hafsan disela-sela kegiatan vaksinasi tersebut, rabu (15/9/21).

Kehadiran organisasi HDCI ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk membantu memenuhi target dari pemerintah dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai covid-19. Disamping itu juga demi mempercepat tujuan pemerintah dalam membentuk Herd Immunity (kekebalan kelompok) masyarakat.

“Makanya kita di sini bersinergi, berkolaborasi dengan TNI, POLRI dan pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan vaksin kepada masyarakat umum yang belum divaksin,”terangnya.

Adapun jumlah kuota yang yang tersedia dan akan diberikan selama tiga hari adalah 800 vaksin. Dari 800 kuota tersebut akan didistribusikan 300 vaksin pada hari rabu tanggal 15, kemudian 300 vaksin pada tanggal 16 dan 200 dosis vaksin pada hari terakhir, yakni hari sabtu tanggal 18 september.

Baca Juga :  Warga Laporkan Aroma Tak Sedap, DLHK Lotim Mediasi Pemilik Peternak Apot dengan Warga

“Alhamdulillah antusias masyarakat yang datang untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi. Ini menandakan bahwa kesadaran masyarakat kita di lombok timur tentang pentingnya menjaga diri dari penularan covid-19 cukup baik,” imbuhnya.

Setiap elemen dalam pelaksanaan ini, tutur Hafsan, tentunya sudah memenuhi standarisasi untuk melakukan vaksinasi covid-19.

“Dinas Kesehatan sebagai penyedia tenaga kesehatan, termasuk TNI/Polri, kita tetap koordinasi aktif,” katanya.

Intinya, lanjut Hafsan, misi pemerintah untuk menekan penyebaran virus covid-19 ini, sama dengan misi dari HDCI sendiri.

“HDCI selalu aktif membantu pemerintah, dalam hal yang yang sifatnya sosial kemanusiaan, promosi pariwisata, dan pembangunan. Termasuk bencana gempa bumi yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu” paparnya.

Selama ini, tambah Hafsan, sejak awal terbentuknya HDCI, selalu peduli bangsa. Dengan tidak mengharap apapun dari pemerintah.

Tanggapan Kadikes Lotim

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Fathurrahman, M.Kes, ketika meninjau langsung lokasi vaksinasi tersebut menyatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur dengan keberadaan HDCI yang ikut berperan aktif membantu.

“Dari target warga Lombok Timur yang harus divaksin sejumlah 952.470 orang, kita baru mencapai dosis pertama, sebanyak 156.897 orang, sedang dosis keduanya baru menjangkau 70.963 orang,” paparnya.

Terhitung pertanggal 14 September 2021 kemarin, terangnya, penduduk Lotim yang sudah di vaksin baru 16 persen saja.

Baca Juga :  Wagub NTB Minta Tagana Jadi contoh penerapan 5 M

“Itu lah, sangat diharapkan para stakeholder untuk ikut berperan serta seperti yang dilakukan HDCI NTB ini,” harapnya.

Jauh sebelumnya, tambah Fathurrahman, masyarakat masih tidak seantusias sekarang ini.

“Dulu masyarakat banyak keraguan, tapi mungkin setelah memahami, baru berbondong-bondong ke tempat pelaksanaan covid-19 ini,” demikian Fathurrahman.

Kesan Masyarakat

Lita Sumariati, warga asal Lendang Bedurik, Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong saat diwawancarai poroslombok mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh HDCI NTB.

Menurutnya, kegiatan vaksin secara gratis yang dilaksanakan oleh organisasi Motor Gede (Moge) itu cukup membantu masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Sebab kata dia sejauh ini masyarakat cukup kesulitan untuk mendapatkan vaksin karna jumlah kuotanya yang masih terbatas.

“Alhamdulillah dengan adanya vaksin ini cukup membantu karna itu gratis tanpa biaya. Apalagi bagi masyarakat yang tidak mampu tentu kami merasa sangat terbantu sekali,”ucapnya.

Ibu Lita Sumariati juga mengapresiasi prosesnya, karna menurut dia, pelayanan yang diberikan tidak terlalu ribet sehingga dirinya tidak perlu menunggu terlalu lama. Semua tahapa proses, mulai dari pendaftaran, verifikasi hingga penyuntikan vaksin berjalan dengan cukup lancar, sehingga dirinya tidak perlu menyita terlalu banyak waktu.

“Sangat senang juga, karna prosesnya menurut saya sangat singkat. Sehingga saya bisa lebih cepat pulang dan menyelesaikan pekerjaan yang lain,”tutupnya.(ns)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here