Kejar Target 70% Vaksinasi di Loteng, TNI-Polri dan Pemda Kerahakan 150 Vaksinator

0
0

LOTENG – Dalam rangka percepatan laju Vaksinasi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang akan menjadi pusat kedatangan turis dari berbagai belahan dunia, karena adanya Sirkuit MotoGP Mandalika, Jajaran TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah (Pemda) mengerahkan sekitar 150 tim vaksinator.

Kapolda NTB IRJEN. POL. M. Iqbal, S. I. K. MH., melalui Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono SIK., SH., MH., memaparkan, sebuah daerah baru dinyatakan mencapai hard immunity apabila sudah berhasil mencapai target vaksin 70%. Selain itu target tersebut juga menjadi syarat Sirkuit MotoGP Mandalika dipakai untuk semua event, baik nasional hingga internasional.

Baca Juga :  Djamaluddin Sebut Ribuan Santri Hamzanwadi Divaksin

“Pandemi Covid19 sudah ada sejak 2 tahun yang lalu dimana semua pihak sudah melaksanakan penanganan secara maksimal guna melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” kata Kapolres.

Diakui, penanganan Covid19 di Loteng sudah banyak menguras tenaga dan pikiran guna mewujudkan herd imunity. Namun pencapaian hingga saat ini belum sampai 20% vaksinasi sehingga semua pihak harus mendukung percepatan vaksinasi.

“Sebanyak 150 tim vaksinator yang akan turun langsung ke tengah masyarakat sehingga apa yang dicita citakan dapat terwujud sehingga target pada 5 Oktober 2021 angka vaksinasi Kabupaten Lombok Tengah mencapai 70% dan mewujudkan herd imunity di daerah ini,” terang AKBP Hery.

Baca Juga :  SMSI Ajak Sukseskan Vaksinisasi

Apabila sudah tercapai diangka 70% vaksinasi, maka event besar seperti WSBK dan MotoGP dapat terlaksana dengan lancar sehingga Pariwisata akan bangkit kembali dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Loteng.

“Dari 150 tim vaksinator, rata-rata untuk satu titik mengerahkan sekitar 6 sampai dengan 7 orang, tersebar di 139 desa dan 12 kecamatan,” ucapnya.

Vaksin yang tersedia untuk Loteng saat ini 61.000 dosis dan akan dijatahkan untuk 1,3 juta dosis (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here