close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Tingkatkan Tali Silaturrahmi, Pemdes Loyok Adakan Acara Halal Bihalal

Lombok Timur, PorosLombok.com | Pemerintah desa Loyok kecamatan Sikur...

Gandeng Disdukcapil, RSUD Selong Launching Program Pepadu Sakti

Lombok Timur, PorosLombok - Penjabat Bupati Lombok Timur H....

Belum Juga Diberikan SK, Sejumlah ASN Pemprov NTB Bingung Mau Ngantor Dimana

Mataram, PorosLombok.com | Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov...

Arena Judi Di Desa Lekor Dibongkar Aparat Gabungan TNI-Polri dan Pol PP

Praya,POROSLOMBOK -Puluhan aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Kecamatan Janapria, melakukan pembongkaran arena judi sabung ayam di Dusun Kapit, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Sabtu (9/1/21).

Penertiban atau pembongkaran arena sabung ayam milik PAPUK ADI itu dipimpin oleh Kapolsek Janapria Iptu H. Muhdar.

“Intinya komitmen kita tegas, bongkar kalau ada aksi judi lagi di Janapria,” ujar H. Muhdar.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian 11 Unit TV di Hotel Raja Kasa Baio di Tangkap

Pembongkaran dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri dan Sat pol PP, dengan membongkar tembok pembatas serta tiang lokasi arena sabung ayam.

Lanjut Kapolsek, pemilik arena judi yakni Papuk Adi telah menggar isi perjanjian tertulis pada tanggal 19 September 2019 yang telah disepakati bersama Forkopimca Janapria. Bahwa yang bersangkutan tidak akan membuka kembali arena dan menggelar judi sabung ayam lagi.

Baca Juga :  Perkuat Struktur Modal UMKM dan Disabilitas Perempuan, Rachmat Hidayat serahkan bantuan hibah bansos UMKM di desa Pringgarata Lombok Tengah

“Kita dapat informasi, bahwa tanggal 7 januari kemarin Papuk Adi sudah menggelar judi sabung ayam lagi, makanya kita tegas untuk menertibkan,” ujarnya.

Menurutnya perjudian dalam bentuk apapun merupakan perbuatan pelanggaran hukum dan memiliki dampak timbulnya penyakit masyarakat yang berpotensi menimbulkan tindakan kriminalitas.

“Saat ini kita sedang dalam pandemi Covid-19 dan fokus secara bersama-sama dalam memutus mata rantai penyebaran Virus tersebut, bukan saatnya untuk mengadakan kerumunan apalagi dalam bentuk judi,” pungkas H. Muhdar. (*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru