IKA PMII Laporkan dugaan penghinaan Orang nomor 1 di Lotim

0
380

Lotim, POROSLOMBOK– Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( IKA-PMII) Lombok Timur (Lotim) Raden Bambang Dwi Minardi resmi mendatangai Polres Lotim untuk melaporkan akun atas nama “Wahyudi Ali Batu” yang dianggap menghina Bupati Lotim sekaligus menghina masyarakat Lotim. Pasalnya, dalam cuitan akun tersebut mengaggap Bupati Lotim telah rusak otak sarapnya. Dengan cuitan tersebut ribuan warga net mengecam akun tersebut apapun dalihnya.

Ketua IKA-PMII Lotim, R Bambang Dwi Minardi meyampaikan Akun atas nama Wahyudi Alibatu sangat melukai hati masyarakat Lotim. Sebab dalam cuitan tersebut justeru mengundang konflik baik Horizontal maupun vertikal.

Baca Juga :  Awalnya Menolak, Kini Masyarakat Dukung Proyek SPAM Pantai Selatan

“Kami sudah berkonsultasi ke penyidik Polres Lombok Timur perihal laporan kami. Kami sudah anggap ini sebagai tindakan diluar batas dan menghina seorang Bupati sekaligus ulama apalagi beliau adalah pejabat negara,” kata Bambang kepada awak media usia melaporkan kasus tersebut

Dikatakan lebih lanjut, mantan Presiden Mahasiswa IAIH Pancor ini menyayangkan cuitan tersebut sebab dalam cuitan itu tidak mendasar. Bahkan pihaknya, terus mengejar pemilik akun tersebut untuk mempertanggungjawabkan cuitannya tersebut.

Baca Juga :  MA NW Gereneng Gelar Apel Upacara Bendera, Peringati Hari Pahlawan

Atas cuitan tersebut, pelaku dapat dijerat dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo. Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

” Kita berharap semoga pihak aparat menindak laporan ini. Sebab kalau tidak akan menjadi tabu dan masyarakat tidak akan mendengarkan pemerintah Maupun aparat,” harapnya

Baca Juga :  Sekda Lotim Beri Apresiasi Sekaligus Depresiasi kepada Manajemen PT.Energi Selaparang

Selain itu, laporan yang dilakukan ini tidak lain agar yang bersangkutan lebih bijak untuk menggunakan media sosial (Medsos).

” Kita berharap agar bijak dalam menggunakan Medsos. Terlebih yang dihina adalah pemimpin masyarakat Lotim sekaligus ulama kita,” tandasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini