Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

LOMBOK TIMUR · 8 Nov 2021 21:55 WIB ·

Lotim Capai Target Vaksinasi 70% Namun Prokes Tetap Harus Dipatuhi


					Lotim Capai Target Vaksinasi 70% Namun Prokes Tetap Harus Dipatuhi Perbesar

LOTIM | POROSLOMBOK – Vaksinasi merupakan salah satu upaya mengatasi pandemi Covid-19 untuk membentuk kekebalan kelompok (herd Immunity). Kekebalan kelompok dapat diwujudkan dengan minimal 70 persen warga sudah divaksin.

Lombok Timur berhasil mencapai target 70 persen warga tervaksin. Pencapaian itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik saat temu wartawan Senin (8/11).

Sekda menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang berkerja keras, bahkan tanpa mengenal libur, bersama – sama berjibaku untuk menuntaskan vaksinasi ini.

“tidak ada hari libur selama November, sesuai edaran Bupati, ungkap Sekda, dan itu berhasil mempercepat target vaksinasi sebelum November berakhir” tambahnya.

Selain berterima kasih kepada tenaga kesehatan, dukung TNI-Polri, dan OPD serta kesadaran masyarakat. Sekda juga berterima kasih kepada awak media yang mendukung lewat informasi dan pemberitaan positif, sehingga membuat masyarakat tidak merasa takut dengan vaksin.

Pada acara yang dihadiri Kapolres Lombok Timur tersebut Sekda juga mengungkap target yang masih harus diselesaikan yaitu mengejar pencapaian dosis kedua dan vaksinasi lansia.

Di samping itu dijelaskannya pula masih adanya perbedaan capaian riil vaksinasi dengan data pada aplikasi P-care sebagai patokan pemerintah pusat. Namun begitu, Sekda optimis hal tersebut dapat segera diatasi dengan dukungan tim IT Polda NTB dan singkronisasi data Dukcapil.

Sekda menyebut pula pentingnya pencapaian vaksinasi ini sebagai bentuk kesiapan Lombok Timur sebagai penyangga destinasi superprioritas Mandalika.

Sebelumnya kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur H. Pathurrahman menyampaikan, Lombok Timur berada di level III PPKM karena masih rendahnya capaian vaksinasi lansia dan dosis kedua. Akan tetapi berkat percepatan yang dilakukan vaksinasi lansia dan dosis kedua dapat terus ditingkatkan sehingga berada di level sedang. Dengan begitu Lombok Timur saat ini berada di level I PPKM.

Pathurrahman juga mengingatkan bahwa pencapaian 70% vaksinasi saat ini jangan lantas membuat masyarakat abai menerapkan protokol kesehatan. Sebelum pemerintah pusat mencabut kondisi pandemi masyarakat masih harus menerapkan protokol kesehatan kendati berbagai kegiatan sudah dapat dilakukan tanpa pembatasan seperti pada level I atau II.

Diingatkan pula bahwa dengan diperbolehkannya vaksinasi untuk usia di bawah 12 tahun target vaksinasi akan mengalami peningkatan, sehingga semua pihak masih harus bekerja keras.(*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dipengaruhi Budaya Asing, Bupati Sukiman Merasa Miris Melihat Jangger Saat ini

17 Januari 2022 - 16:29 WIB

Anak Usia 6-11 Tahun Mulai Divaksin, Bupati Lotim: ini Perwujudan Kasih Sayang Pemerintah

17 Januari 2022 - 10:42 WIB

Desa Kilang Launching Pembangunan Pertama  RTLH 2022

15 Januari 2022 - 18:14 WIB

Ratusan Pramuka Penggalang di Selong Ikuti Jambore Ranting

14 Januari 2022 - 17:14 WIB

Sebanyak 38 Orang Pejabat Eselon II Lotim Ikuti Seleksi dan Uji Kompetensi

14 Januari 2022 - 14:40 WIB

Wagub NTB Dorong APWI Tingkatkan SDM

13 Januari 2022 - 14:15 WIB

Trending di LOMBOK TIMUR
error: Content is protected !!