Mantan PJS Sikur Barat Ogah Bayar Hutang ke Asel 1000 Dus, Perusahaan Terancam Merugi

0
1136

LOTIM, Poroslombok.com РBerkali-kali ditagih oleh pihak Perusahaan Daerah PT. Energi Selaparang, namun sampai saat ini mantan PJS Kepala  Sikur Barat, Kecamatan Sikur M Zulfakarudin, tidak ada iktikad baik untuk melunasi kewajibannya untuk membayar hutang kepada PT. Energi Selaparang.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bagian (Kabag) Marketing PT.Energi Selaparang atau yang lebih dikenal dengan nama Asel, Nurhidayati, saat ditemui di Selong, Kamis (10/06).

“Pak Zulfakarudin sebagai Distributor sudah mengambil 1000 (seribu) dus air minun Asel pada tahun 2020, tapi dia hanya membayar separuhnya saja,” kata Nurhidayati .

Kalau mengacu dalam mekanisme pemasaran bahwa Distributor itu kata dia tidak boleh berhutang karena distributor diberikan dengan harga yang murah dari perusahaan. Akan tetapi yang bersangkutan tidak langsung melakukan pembayaran atau cash.

“Dia kan sebagai Distributor dan sudah dikasih dengan harga murah, tapi toh masih ngutang, dan susah sekali dia bayar sisanya,”ketusnya kesal.

Baca Juga :  5 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Lotim Tertangkap

Hal inilah yang bisa membuat perusahaan bisa kolep, karena distributor tidak serius melaksanakan kewajibannya kepada perusahaan. Sementara pak Zulfakarudin pernah mengusulkan ingin menjadi distributor tunggal untuk wilayah Kecamatan Sikur. Namun karena caranya yang seperti ini maka kami batalkan.

“Untung saja kami tidak setujui permintaan beliau, hal itu kami lihat dari track recordnya,” Jelas Nurhidayati.

Ia juga melanjutkan, selain ia sendiri yang menagih, jajaran direksi juga sudah berkali-kali berkunjung ke Kantor Desa dan kerumahnya juga menelpon serta mengirim pesan singkat melaui via WhatsApp (WA) kepada yang bersangkutan mengenai tagihan yang belum dilunasi, Namun tidak pernah sama sekali digubris.

Kalau masih seperti ini , lanjut dia lagi, maka perusahaan akan pasang surut dikarenakan banyak oknum -oknum yang lalai membayar kewajibannya . Sementara barang yang diambil habis terjual. ” Berarti kan dia mau untung sendiri, sedangkan perusahaan hanya digunakan cari Profit saja,” pungkasnya.

Baca Juga :  Junaidi: Pernyataan Kasta NTB Soal Penipuan Notaris Tidak Mendasar

Sementara dari pihak manntan PJS kepala Desa Sikur Barat sampai berita ini diterbitkan belum bisa dihubungi melalui telepon meski sudah dicoba berulang kali, tak mau menyerah media ini kemudian mencoba melalui pesan WA dan SMS, namun hanya dibaca saja tapi tak ada balasan.

BERIKUT ISI PESAN KONFIRMASI MEDIA INI:
Assalamu’alaikum , izin konfirmasi Pak Calon Kades…
Bagian Marketing di PD Asel sudah menceritakan permaslahan bapak dengan pihak Asel terkait hutang bapak dengan perusahaan .. Di mana sampai saat ini bapak sebagai distributor Air Asel Belum melunasi pembayaran dan terhitung sudah mencapai satu tahun … Dan Sebelumnya bapak sudah berjanji akan melunasi tapi dari pihak perusahaan mengatakan bapak hanya memberikan mereka harapan palsu. Dengan begitu perusahaan bisa merugi. (Tim-PL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here