Menjelang Pilkades, DPMD Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

3

LOMBOK TIMUR-Memasuki tahap akhir penjaringan bakal calon kepala Desa, banyak bermunculan akun-akun anonim yg mempropokator, yang menyebabkan ketidakstabilan untuk pemilih tetap.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), M Khairi, mengungkapkan tindakan yang sifatnya memprovokasi sebaiknya jangan diindahkan, jika ada praktik semacam itu sesegera mungkin untuk mencari informasi ke panitia pilkades.

“Akun-akun media sosial yang sifatnya menjanjikan sesuatu atau macam-macam agar tidak digubris,” Katanya ketika dikonfirmasi awak media.

Baca Juga :  LIRA NTB Geram terhadap Perusakan Plang Bandara dan Mendesak Aparat Segera Tangkap Pelakunya

Khairi juga menambahkan, agar memilih kepala Desa dengan bijak, karena kades merupakan nahkoda untuk Desa enam tahun kedepan, memilih sesuai dengan keinginan tanpa ada paksaan dari pihak mabapun.

“Pilihlah pemimpin terbaik dari yang baik, karena ketika kita bijak memilih otomatis pemimpin kita akan bijak,”pungkasnya.

Lebih jauh Khairi menghimbau agar momentum pilkades tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu, terlebih lagi jangan sampai ada politik uang pada pilkades tahun ini.

Baca Juga :  Diduga Alami Depresi Penumpang Fery Nekat Menceburkan Diri ke Laut

“Pilkades tahun ini agar dimanfaatkan untuk bagaimana membawa desa 6 tahun kedepan, kalaupun ada yang menggunakan politik uang ambil uangnya dan jangan pilih dia, karena itu sedekahnya,”tutupnya.

3 KOMENTAR

  1. Panitia jujur propesional desa akan kondusip masyarakat sudah bisa menilai kinerja panita, panitia harus tegakkan aturan jangan main mata dgn salah satu calon insyaallah AMAN

  2. Kunci agar Pilkades ttap aman damai tdk akan ada gejolak di tingkat desa terletak pada panitia pelaksana itu sendiri selama panitia transparan tdk berpihak kpd salah satu calon insyaallah masyarakat akan damai tetapi apabila panitia ada bermain mata dgn salah satu calon ini akan memicu situsi yg tdk akan kondusip,, masyarakat sudah pinter dan sudah bisa membaca dan menilai kinerja panitia

  3. Untuk calon kepala desa yang lebih dari 5 akan mengikuti tes tertulis yang diadakan panitia Pilkades kabupaten. Ini juga pertaruhan sejauh mana panitia bekerja secara profesional dan independen tidak disusupi kepentingan tertentu untuk meloloskan salah satu calon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here