Merasa Janggal, Puluhan Pemuda GSB Sambangi Kantor Desa Selebung

0
310

Lotim, Poroslombok – Puluhan orang pemuda dari anggota Gerakan Selebung bersatu (GSB) menyambangi Kantor Desa Selebung, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur untuk hearing terkait adanya kejanggalan Anggaran Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) yang dimana RAB tidak sesuai dengan harga bahannya. acara ini difasilitasi oleh ketua BPD dan beberapa staf desa selebung pada kamis (10/06).

Ketua GSB, muhsinin,SH, saat dikonfirmasi poroslombok usai acara hearing tersebut menyampaikan, bahwa dalam pembangunan tersebut ditemukan beberapa kejanggalan dalam harga material serta dalam proses pelaksanaan yang tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan ( Juklak) yang ada.

“Dalam RTLH ini kami temukan kejanggalan, terutama dalam pembelian kayu. di RAB nya tertulis pembelin kayu tersebut dengan Cara Per-meter yakni dengan ukuran
4 x 6 dan 6 x 6 meter, sementara kami cek di toko tempat dibeli kayu tersebut mereka beli per-ikat. tentu selisih harga sangat jauh berbeda”terangnya.

Baca Juga :  Bupati Sukiman Mengapresiasi Sinergitas TNI Polri dan Pemda Lotim Yang Terjalin Baik

Ia juga mengatakan, pihak GSB juga mempertanyakan masalah sistem pelaksanaan program RTLH. menurutnya, seharusnya yang mengurus program tersebut adalah Kasi Kesra, namun selama ini justru tidak pernah dipungsikan.

“Kami minta mantan PJS Kades Selebung bertanggung Jawab karna ini sudah tidak bisa kami tolelir, karna banyak merugikan masyarakat” tutupnya dia menegaskan.

Menanggapi hal tersebut, ketua BPD Desa Selebung, Heri Busaeri M.Pd, menyampaikan bahwa akan segera melakukan langkah – langkah untuk menyelesaikan permasalahan yang disampaikan para pemuda, yakni dengan meminta laporan pertanggung jawaban dari mantan PJS kepala desa untuk klarifikasi.

“Akan kita selesaikan dengan cara baik-baik dulu, khawatirnya jika kita langsung menyalahkan tanpa ada bukti dan tanpa mendengar penjelasan dari yang bersangkutan kan salah juga” ucapnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Darmaji Evakuasi Pria yang Ingin Mengakhiri hidupnya, Lantaran Ditinggal Nikah Pacarnya

Adapun pekerjaan yang tidak sesuai tufoksi, sambung Hery, sudah clear. karna, terang dia lagi, Mantan PJS Kades sudah mutasi ke Dinas Perikanan tinggal menyelesaikan terkait temuan-temuan, baik oleh pemuda maupun BPD.

Terpisah, mantan PJS Kades Selebung, Wildan, S.PT, saat dikonfirmasi di selong menyampaikan, terkait Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mengatakan, mengenai anggaran sudah disepakati semuanya dengan pihak BPD.

“Yang menyusun perencanaan semuanya kan sekdes, kita hanya mengeksekusi anggaran berdasarkan RAB yang sudah ditetapkan dan menurutnya pembelanjaan sudah sesui dengan aturan,”terang Wildan seraya menambahkan, “Makanya saya minta, ini dilaporkan saja, biar kita tau siapa yang salah dan siapa yang benar. saya juga siap dipanggil kapan saja,”pungkaanya dengan penuh keyakinan. (rl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here