Menu

Mode Gelap
Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi Diduga Pukuli dan Injak Kernek Dump Truck, Oknum Stafsus Gubernur Hampir Diamuk Massa

POROS POLITIK · 30 Mei 2022 14:54 WITA ·

Paket SUSU Kian Menggema, Suhaili Sebut Punya Kesamaan Dengan Sukiman


 Foto: TGH. Suhaili FT (topi putih). Perbesar

Foto: TGH. Suhaili FT (topi putih).

Poroslombok.com | LOTIM –

Salah satu tokoh kenamaan NTB yang pernah menjabat Bupati Lombok Tengah dua priode, Suhaili Fadhil Thohir, SH, belakangan mulai sering terlihat dalam berbagai acara.

Beberapa waktu lalu ia terlihat hadir secara bersamaan dengan Sukiman Azmy yang belakangan santer dikabarkan akan berpasangan pada Pilgub NTB 2024 mendatang.

Hari ini, Senin (30/5), Suhaili, kembali hadir di bumi patuh karya, dalam acara Hari Ulang Tahun Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Qubro (Yadaro) Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur.

Acara tersebut dirangkaikan dengan peringatan Haul Almagfurullah TGH. Fadhil Thohir.

Suhaili, yang diwawancara oleh awak media usai acara mengatakan, bahwa dirinya memiliki kesamaan dengan Sukiman Azmy yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Lombok Timur.

“Ada kesamaan semangat, ikhtiar, untuk bagaimana ikut membangun daerah kita tercinta Nusa Tenggara Barat ini,” sebut, Abah Uhel, begitu ia biasa dipanggil.

Namun bagaimana ke depan, kata dia, tentu keduanya terus berikhtiar untuk terus mengharap ridho Allah untuk diberikan kesempatan berkhidmad demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat NTB.

Saat ini, sambung dia, masih dalam proses meniti, menata dan masih mengatur sambil menjajaki dan membaca situasi dan perkembangan di lapangan.

“Namun, komunikasi terus bergulir. Hubungan kami dengan pak Sukiman, atau SUSU ini, sudah seperti adik kakak,” ucapnya.

Artinya, beber dia, baik komunikasi, interaksi bahkan relasi, selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga bagaimana polanya kedepan, tergantung situasi dan perkembangan.

Disinggung soal siapa nomor satu dan siapa nomor dua?, Dirinya lagi-lagi menyebut memiliki karakter yang sama, dimana keduanya tidak ada yang terlalu ngotot untuk menjadi nomor satu dan sebaliknya.

Saat ditanya soal keterwakilan masyarakat pulau sumbawa, Suhaili menegaskan bahwa tidak boleh ada dikotomi antara pulau lombok dan pulau sumbawa.

“Jadi tidak boleh ada dikotomi, tidak boleh dipisah-pisahkan dan tidak boleh ada yang termarginalkan,” tegas Suhaiki meyakinkan.

Adapun soal kendaraan partai sebagai pengusung, meski tidak disampaikan secara eksplisit, namun secara implisit ia menyatakan bahwa sudah ada beberapa partai yang siap menjadi partai pengusung.

Namun demikian, Suhaili mengungkapkan bahwa dirinya saat ini masih menjadi anggota salah satu partai, yakni partai Golkar.

“Partai-partai ini kan tidak semata-mata berfikir untuk partainya saja. Tapi untuk kemaslahatan bersama. InsyaAllah seperti itu,” kata Suhaili memungkasi.

(Anas/pl)

Artikel ini telah dibaca 513 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Secarik Hikayat “Tanwirul Anhar” Sang Raja Sawer

3 Juli 2022 - 15:26 WITA

ZCU Nilai Calon Bupati Lotim Saat ini Lemah, Ia Optimis Menang Karena Pendukungnya Sampai Loteng

23 Juni 2022 - 15:06 WITA

Ketua PGNW Dukung Calon Bupati Yang Diusung Partai Gerindra

22 Juni 2022 - 07:03 WITA

Warga NW Diminta Sami’na Wa Atho’na Menangkan Partai Gerindra Pada Pemilu Mendatang

14 Juni 2022 - 13:00 WITA

Ummi Lale Yaqutunnafis Ajak Seluruh Jamah NW Kompak Menangkan Partai Gerindra

12 Juni 2022 - 18:49 WITA

Paket “SUSU” Semakin Dikenal Masyarakat, Abah Uhel : Alhamdulillah!

9 Juni 2022 - 14:28 WITA

Trending di POROS POLITIK