Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

MATARAM · 1 Des 2021 19:09 WIB ·

Pemprov Mengkonfirmasi Surat Edaran Palsu Dengan Mengatasnamakan Gubernur NTB


					Pemprov Mengkonfirmasi Surat Edaran Palsu Dengan Mengatasnamakan Gubernur NTB Perbesar

Mataram | POROSLOMBOK – Jelang HUT NTB ke 63, beredar surat edaran palsu yang mengatasnamakan Gubernur NTB tentang pemberian donasi kepada yayasan/pondok pesantren di seluruh wilayah NTB.

Surat tersebut telah terkonfirmasi Pemerintah Provinsi NTB sebagai surat palsu alias tidak benar atau hoax. Di dalam surat edaran palsu itu,  disebutkan pembagian donasi akan dilakukan secara bertahap dalam rangka menyambut HUT ke-63 menuju NTB gemilang pada 17 Desember 2021.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy menegaskan bahwa surat edaran gubernur itu tidak benar alias hoax. Apalagi surat palsu itu ditujukan kepada bupati walikota, pemimpin, pengurus, dan  perwakilan yayasan se-NTB.

“Surat edaran itu sudah beredar di berbagai group WA maupun platform media sosial lainnya. Agar masyarakat berhati-hati atas modus penipuan dan kejahatan digital lainnya. Jika ada hal seperti ini, masyarakat bisa segera konfirmasi kebenarannya ke dinas terkait.” tegas Kadis Kominfotik NTB saat dikonfirmasi di Mataram, (01/12/21).

Selain itu, lanjut Doktor Najam sapaannya, di dalam surat edaran palsu tersebut juga disebutkan bahwa seluruh pimpinan yayasan pondok pesantren akan diundang ke kantor Bapenda NTB untuk menerima bantuan donasi yang akan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

“Oknum yang tidak bertanggungjawab ini sudah mencemari nama baik Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,” jelasnya.

Senada dengan Kadis Kominfotik, Kabag Tata Laksana Biro Organisasi Setda NTB Iwan Sapta Taruna juga mengkonformasi bahwa surat tersebut sudah dipastikan palsu.

” Dari tanggal surat setelah di cek di buku register surat keluar tertera di ORG di sana tgl 01 TIDAK ADA SURAT KELUAR” tegas Iwan.

“oknum tersebut memanfaatkan nama humas NTB, yang kita tahu kini memang nomenklatur humas sudah dilebur menjadi tugas fungsi diskominfotik” tutup Kabag muda tersebut.

Diketahui, surat Palsu tersebut beredar hari ini, Rabu (1/11) melalui aplikasi whats app dengan mengatasnamakan bagian humas pemprov NTB. Padahal diketahui sejak Permendagri 56 Tahun 2019, bagian humas sendiri sudah lebur dan menjadi tupoksi diskominfotik. Sedangkan biro humas dan protokol saat ini beralih nomenklatur menjadi Biro Administrasi Pimpinan. (*)

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

H.Haerul Warisin Surati Presiden Terkait Pupuk Subsidi

17 Januari 2022 - 21:20 WIB

H.Iron Desak Pemprov NTB Untuk Perhatikan Siswa SLB Yang Kurang Mampu

8 Januari 2022 - 19:44 WIB

Gubernur Sebut Dunia Siaran Ujung Tombak Perubahan di Era Revolusi Media Sosial

7 Januari 2022 - 19:14 WIB

Aksi Massa di Lombok Timur Terkendali, Kapolda NTB Apresiasi Polres dan Pemda

6 Januari 2022 - 19:47 WIB

Warga di Minta Tenang, Polisi Sedang Dalami Aksi Massa dan Ujaran Kebencian di Lotim

2 Januari 2022 - 20:51 WIB

Inilah Jumlah Perkiraan Tiket yang Akan Dijual Jelang MotoGP 2022

2 Januari 2022 - 17:37 WIB

Trending di MATARAM
error: Content is protected !!