close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Jelang Ramadhan 1444 Hijriah, Satpol PP Lombok Timur Amankan 168,75 Liter Miras

LOTIM - PorosLombok.com | Sebagaimana yang sudah disampaikan beberapa...

Aksi Sambut Ramadhan, Bacaleg Perindo Yeni Imron Rosyadi Melakukan Santunan Anak Yatim bersama Ketua DPD Perindo Lotim

Lotim, PorosLombok.com - Ketua DPD Partai Perindo Lombok Timur, HM....

Keren, Kafe Baru “DISINI” Akan Sajikan Produk Unggulan UMKM Lombok Timur

Lotim, PorosLombok.com, - Kafe DISINI, sebuah kafe yang terletak di...

Pengoperasian KIHT Molor dari Waktu yang Ditetapkan, Ada Apa?

Lotim, PorosLombok.com –

Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), yang dibangun di desa Paok motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur terkesan molor, karena, sampai saat ini belum juga mulai dioperasikan, yang dimana sebelumnya direncanakan pada bulan maret 2023.

Sekretaris Dinas Perindustrian Lombok Timur, Lalu Alwan Wijaya mengatakan, bahwa belum dioperasikannya KIHT ini sampai sekarang karena masih ada beberapa hal yang belum selesai, sehingga, dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor), dengan Pemerintah Provinsi diundur setelah lebaran.

“Memang direncanakan akan dibuka bulan maret ini, namun yang namanya rencana kan bisa berubah karena ada sesuatu dan lain hal,” ungkapnya saat Dikonfirmasi PorosLombok, Kamis (16/03).

Adapun penyebab keterlambatan tersebut, ungkap Lalu Alwan, karena adanya regulasi yang blum menemukan titik temu sampai saat ini, akan tetapi untuk hal-hal yang lainnya dipastikan sudah selesai seperti, Memorandum Of Under standing (Mou), tentang nota kesepahaman dan sebagainya.

Baca Juga :  RUU Desa Terancam Gagal Direvisi Tapi Akan Dirubah

Akan tetapi dirinya mengungkapkan, yang belum selesai yakni terkait Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS), dan untuk mencapai hal tersebut harus dibuatkan dulu regulasi yang legal, yaitu berbentuk Peraturan Gubernur (Pergub), sehingga diharapkan PKS ini bisa segera di selesaikan sambil jalan.

“Mudah-mudahan setelah lebaran PKS ini sudah selesai, yaitu pada bulan mei 2023,”harapnya

Namun tak hanya PKS yang menyebabkan keterlambatan tersebut, akan tetapi jelas Lalu Alwan, ada beberapa kendala teknis juga, seperti peralatan yang dibutuhkan belum tersedia di KIHT, walaupun bangunannya sudah ada, sehingga, direncanakan akan dilengkapi pada tahun 2023. termasuk sarana Lab, dan alat-alat penunjang lainnya seperti alat pelinting (alat pembuat rokok-red), dan sebagainya.

Baca Juga :  Gelar Rapat Koordinasi, PD. Agro Selaparang Memastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Sesuai Regulasi

Sedangkan untuk persiapan SDM nya sendiri, ia menegaskan bahwa sejauh ini sudah lengkap serta memadai, dan tentunya banyak menyerap tenaga Lokal, karena memang ini merupakan harapan Pemerintah daerah untuk mengurangi pengangguran di Lombok Timur.

“Ya kita maklumi saja semua ini butuh persiapan maksimal, karena ini kan baru dan wajar saja ada kendala-kendala,” akunya.

Lalu Alwan juga menyinggung banyaknya Industri Kecil dan Menengah (IKM), terutama rokok, banyak yang mengharapkan KIHT ini segera beroperasi untuk mempermudah keberlangsungan usaha mereka, baik untuk perizinan, pengurusan Bea cukai, pengecekan kandungan Nikotin,Tar dan sebagainya.

“Bagaimana kita mau membantu mereka kalau alat-alat belum lengkap, ditambah lagi yang akan mengelolanya, ya tinggal menunggu nanti siapa yang akan di SK kan dan apakah nanti berbentuk koperasi atau BUMD, ini semua kan masih dalam proses pembahasan,” ujarnya.

Baca Juga :  ASKAB PSSI Lotim Resmi Dilantik

Kendati demikian, dirinya mengimbau bagi para IKM rokok di Lotim yang berminat menjadi mitra KIHT, bisa melakukan pengajuan dari sekarang dengan melengkapi beberapa persyaratan, dan pihak Dinas Perindustrian siap untuk memfasilitasi terutama yang sudah mempunyai izin, serta badan usaha apa saja baik berbentuk PT, CV, PILMA dan sebagainya karena nantinya, yang akan menentukan adalah kekuatan modal, sehingga ia menyarankan agar para IKM Rokok agar menggunakan badan usaha yang dirasa lebih menguntungkan.

“Tidak usah dia buru-buru buat Perseroan, sementara di satu sisi dia punya modal tidak sesuai dengan ketentuan, dan kita berharap kedepanya yang masuk di KIHT ini adalah para IKM-IKM lokal,” pungkasnya.

(Arul/ PorosLombok).

Berita Terpopuler

Diduga Karna Menagih Hutang, Seorang Perempuan Di Loteng Masuk Penjara

LOTENG, POROSLOMBOK - Seorang perempuan atas namaLina, (30) tahun, alamat Montong Lisung, Desa Semoyang, Kec. Praya Timur. Masuk jeruji  besi diduga akibat menagih hutang...

Mengenal lebih Dalam Gelar Bangsawan Suku Sasak

POROSLOMBOK: Lalu  merupakan gelar yang digunakan sebagai penanda dari keturunan bangsawan Suku Sasak. Gelar Lalu terletak didepan nama kaum Laki- laki masyarakat Suku Sasak. Pada...

Polda NTB Bekuk Dua Pengedar Sabu Asal Desa Kotaraja

LOTIM | POROSLOMBOK- Satuan Narkoba Polda NTB berhasil membekuk dua orang tersangka pengedar narkoba sekaligus pemakai barang haram jenis sabu asal Desa Kotaraja Kecamatan Sikur...

Ngeri! Oknum ASN Lotim Diduga Jual Beli SK, Sanksi Pemecatan Menanti

LOTIM, Poroslombok.com - Kabar jual beli Surat Kerja (SK) pegawai Honor Daerah (Honda) di Kabupaten Lombok Timur tidak hanya ucapan jempol. Pasalnya, jual-beli SK...

Sebagian SK Tenaga Honorer Lotim Tidak Bisa Diperpanjang Karena Anggaran

LOTIM POROSLOMBOK - Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berencana akan memangkas sebagian tenaga honorer, hal ini dilakukan karena anggaran Daerah tidak mencukupi untuk memberikan upah...

Memilukan! Anggota Polres Lotim Ditembak Sesama Polisi Hingga Tewas

LOTIM | Seorang Anggota Polisi ditemukan bersimbah darah dikediamannya, BTN Griya Pesona Madani Blok XA Denggen  Lotim dengan inisial HT(26 tahun) warga Lingsar Lobar,...
Berita terbaru
Berita Terkait