Pengunjung Berkurang Drastis, Pengelola Peraja Coffee Tetap Patuhi PPKM Darurat Imbangan

0

Lombok Timur – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Imbangan di Lombok Timur cukup berdampak terhadap pelaku wisata. Pasalnya pemberlakuan jumlah kunjungan ke tempat wisata, dibatasi hanya sekitar 25% dari kapasitas yang tersedia.

Disamping itu, penyebab sepinya pengunjung dikarenakan adanya imbauan agar masyarakat membatasi aktifitas di luar rumah dan imbauan menunda atau mengurangi perjalanan kelauar daerah.

Hal itu tercantum dalam poin Surat Edaran Bupati Lombok Timur Nomor: 060/481/PMD/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro Darurat Imbangan di Kabupaten Lombok Timur.

Salah satu objek wisata yang merasakan dampak diberlakukannya PPKM Darurat Imbangan di Lombok Timur adalah objek wisata Peraja Coffee Desa Loyok, Kecamatan Sikur.

Baca Juga :  Tour And Travel Wisata Lombok Bersama ASA TRACKING

Saat dikonfirmasi Poroslombok pada Senin (19/7), pemilik Peraja Coffee M. Isnaini menjelaskan semenjak diberlakukannya PPKM di Lombok Timur lima hari yang lalu, pengunjung Peraja Coffee turun drastis hampir 70-80 %.

Sebelumnya, ia mengaku secara umum pengunjung Peraja Coffee rata-rata pada hari efektif sebelum diberlakukan PPKM sekitar 200 sampai 300 orang pengunjung.

Akan tetapi lanjut M. Isnani setelah diberlakukannya PPKM Darurat Imbangan di Lombok Timur, jumlah pengunjung yang datang sekitar 30 sampai 50 orang perhari.

Baca Juga :  Lalu Malik Hidayat:Penggunaan pakaian Adat di Lombok Timur Belum Singkron dengan Pemahaman budaya (bagian 2)

Kendati demikian, M. Isnaini mendukung penuh kebijakan pemerintah Kabupaten Lombok Timur tentang PPKM Darurat Imbangan tersebut. Menurutnya kebijakan Bupati Lombok Timur tersebut akan berdampak efektif untuk mengurangi mobilitas masyarakat sehingga dapat menekan jumlah resiko terpapar positif Covid-19 khususnya di Lombok Timur.

Di Peraja Coffee imbuhnya, penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. Semua pengunjung yang datang wajib menggunakan masker, suhu tubuh dicek, dan disediakan tempat cuci tangan memakai sabun dan handsanitizer. (Mr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here