Si Jago Merah Membakar Rumah dan Pemiliknya

0
0

LOTIM, POROSLOMBOK – Sungguh Naas Sebuah Rumah di Mertak Dusun Pemban Desa Pijot Kecamatan Keruak kabupaten. Lotim dilalap si Jago merah dan membakar pemiliknya hingga meninggal dunia, Selasa (05/10)

Adapun korban yakni inaq Sahtum (50 tahun) pengurus Rumah tangga yang merupakan warga Mertak Dusun Pemban Aji Desa Pijot Kec. Keruak kab.Lotim

Kronologis kejadian kebakaran ini diketahui pertama kali oleh tetangga korban yakni Saksi Inaq Siti karna melihat Api di dalam rumah korban dirinya memberitahu ke Saksi Sukirman dan saksi berteriak minta tolong sehingga datang warga masyarakat banyak membantu untuk memadamkan api tersebut

Sekitar kurang lebih 30 menit api dapat di padamkan dan korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia didalam kamarnya dengan kondisi terbakar.

Kapolsek Keruak IPTU MASTAR, SH saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut dan bersama 5 Orang Anggotanya langsung melaksanakan Cek dan olah TKP.

Baca Juga :  UKM ECC IAIH Pancor Melaksanakan kegiatan Opening Ceremony Meet and Greet di yayasan Al-hafizin

Dijelaskannya setelah melakukan pemeriksaan dan olah TKP pihaknya Menemukan kabel yg dipakai dan terbakar yang berjenis kabel serabut yang tidak standar. serta kipas angin masih terhubung atau terpasang pada terminal Cok dengan kondisi terbakar hebat disekitar tempat tidur korban dengan kondisi kumparan dan kabel kipas angin menghitam.

“Dari keterangan saksi – saksi sesaat kebakaran listrik masih menyala ditandai dengan kilo meter listrikĀ  dalam posisi on atau hidup” ungkapnya

Dikatakannya Korban mempunyai riwayat sesak nafas dan penyakit jantung serta korban sedang dalam kondisi kurang sehat.

Saat ditemukan korbanĀ  dalam posisi tidur terlentang tengadah di depan pintu keluar kamar tidur korban, dari kondisi korban tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh korban dari pemeriksaan Visum dari petugas PKM Keruak.

Baca Juga :  Tetap Semangat Memerangi Covid, Wagub NTB Salurkan Bantuan USAID untuk Enam Rumah Sakit

“Korban mengalami luka bakar 85 persen dan fakta-fakta yang ditemukan dugaan sementara penyebab kebakaran kuat dugaan akibat arus Pendek yang terjadi di barang elektronik kipas angin yg terbakar yg mengenai tempat tidur korban, korban meninggal dunia akibat disebabkan oleh sesak napas akibat asap kebakaran dan korban sempat berusaha menyelamatkan diri” tandasnya

Adapun kejadian terhadap korban tersebut, pihak keluarga menerima dan tidak keberatan serta tidak akan melakukan tuntutan hukum secara pidana maupun perdata karena kejadian tersebut di anggap suatu musibah.

“Jenazah korban di lakukan pemeriksaan luar oleh Puskesmas Keruak namun pihak keluarga menolak / tidak mau untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah untuk mengetahui sebab-sebab meninggalnya korban dan bersedia membuat surat penolakan otopsi” tutupnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here