Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

POROS PENDIDIKAN · 10 Nov 2021 22:42 WIB ·

Tohir Yasin Mart Dan Kartu Edu Smart Resmi Dilaunching Di Hari Pahlawan


					Tohir Yasin Mart Dan Kartu Edu Smart Resmi Dilaunching Di Hari Pahlawan Perbesar

LOTIM _ POROSLOMBOK- Pondok Pesantren Salaf Modern (PPSM) Thohir Yasin, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur Melaunching Thohir Yasin Mart dan Kartu Edu Smart Amanah Santri hal tersebut dilakukan untuk mempermudah santri dan santriwati dalam bertransaksi. Rabu (10/11)

Dalam sambutannya Ust Ahmad Patoni M.Pd Kepala Sekolah Pondok Pesantren Salaf Modern (PPSM) Thohir Yasin menyampaikan Thohir Yasin Mart dan Kartu Edu Smart Amanah Santri merupakan salah satu dari sekian banyak ikhtiar yang dilakukan untuk terus mengambangkan Ponpes sesuai dengan arus perkembangan zaman. Dimana pada mulanya Thohir Yasin Mart,didirikan berdasarkan semangat dari pendiri ponpes, agar bagaimana caranya untuk memiliki sebuah retail modern yang bisa dimanfaatkan oleh santri dan santriwati.

“Kalau di luar sana banyak aktivis turun ke jalan untuk menolak pendirian retail modern, justru di Thohir Yasin ini santri dididik untuk mendirikan Thohir Yasin Mart,” ucapnya

Ia menyebutkan, retail modern yang diresmikan hari ini akan terus dikembangkan ke depannya. Sebab sejalan dengan perintah pindiri Ponpes, yang telah memberikan kewenangan penuh untuk mengembangkannya.

Pada kesempatan itu, Patoni mengakui proses pendirian retail modern memiliki banyak swkali rintangan dan halangan yang harus dilewati, seperti salah satunya kendalanya yakni masalah pendanaan. Tetapi berkat keikhlasan dan semangat dari semua pengurus Ponpes, maka tahtantan itu dapat dilalui dan dapat dibuktikan dengan diresmikan thohir yasin mart hari ini.

“Almukarrom TGH. Ismail Thohir mendidik kami disini, untuk terua berjuang dan jangan tanyakan ada dan tidak uangnya, kerjakan saja dulu kalau kamu ikhlas maka Allah akan memberikan jalan untuk perjuangan kita,” katanya sembari mencontohkan pesan yang di terimanya dari pendiri ponpes.

Dalam proses pendirian sambung Patoni, Thohir Yasin Mart tidak memakan waktu yang begitu lama namun hanya membutuhkan sekitar dua minggu dan langsung diresmikan.
Sebab prnsifnya, jangan pernah tolak retail modern itu, tapi belajar dari sana untuk membuat hal yang sama untuk umat.

Selain melaunching Thohir Yasin Mart Pria Lulusan terbaik UIN Malang tersebut menjelaskan tentang kartu santri yang ikut dilaunchingnya, adalah hasil kajiannya bersama para guru dan lainnya selama bertahun-tahun. Ini didasari sebab selama ini banyak kejadian yang dapat merugikan para santri salah satu contohnya seperti santri yang sering kehilangan uang.

Maka dari itulah, diciptakan dulu awalnya berbentuk kupon santri, namun kupon santri itu tidak efektif lagi jika santri dan santriwati di Ponpes Thohir Yasin sudah mencapai ratusan, bahkan ribuan santri. Sebab, sampai dengan saat ini terdapat 1.500 santri di Ponpes Thohir Yasin.

“Ketemulah satu konsep, kita akan membuat kartu yang sifatnya teritegrasi. Dimana nanti di dalam kartu itu ada absensi supaya kita tahu anak ini masuk atau tidak, disana juga kita bisa melihat apakah mereka berbelanja di tempat-tempat yang sudah kita sediakan,” jelasnya.

Selanjutnya, kelebihan kartu tersebut nantinya juga sebagai bentuk transparansi dari Ponpes Thohir Yasin. Sebab dengan satu kartu tersebut, semua pengelola pondok bisa melihat laju arah dari dana pembangunan Ponpes dan tentunya kartu tersebut juga sebagai ikhtiar untuk menerapkan konsep ekonomi yang efisien.

“Hanya dengan satu kartu itu juga bisa berbelanja di Thohir Yasin Mart sesuai dengan isi kapasitas uang yang ada di dalam kartu tersebut,” kata Patoni.

Disisi lain, General Manager Devisi Dana dan Jasa Bank NTB Sayriah Lalu Purnawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ponpes Thohir Yasin yang telah menjadi partner setia dari Bank NTB Syariah untuk mengembangkan produk-produk digital yang memudahkan akses transaksi masyarakat, tujuan kartu tersebut ialah untuk memperkuat reputasi Ponpes, memudahkan transaksi dan transparansi, serta memberikan pelayanan yang aktual melalui mobile.

“Edu smart amanah ini hadir untuk membantu institusi dan memberikan pelayanan yang efisien, efektif, inovatif. Tentunya aksi-aksi ini dimulai dengan sistem pelayanan dan transformatif. Sehingga kami sudah lama mempersiapkan hal ini, dan alhamdulillah di hari ini dapat kita launching bersama-sama,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik M.Ap menyebutkan, yang selalu membanggakannya dengan keberadaan Pondok Pesantren Thohir Yasin adalah sebab selalu update dan selalu mengikuti program pemerintah dan bisa dijadikan roll model bagi pondok-pondok pesantren lainnya yang mau maju dan berkembang.

“Selamat pada hari ini Thohir Yasin Mart di launching,”Jelasnya.

Taofik mengatakan, sebenarnya apa yang dilakukan di ponpes ini untuk mempermudah pelayanan bagi santri,santriwati dan masyarakat sejalan dengan apa yang pernah digagas pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan Bumdes Mart di desa-desa. Hal demikian terlihat mudah tetapi saat dilaksanakan ternyata memiliki permasalah yang begitu kompleks. Namun alhamdulillah dengan keistiqomahan para pengurus dalam mengupdate informasi baik yang terajdi dibelahan Indonesia maupun di Internasional akhirnya, seperti apa yang dikatakan oleh pahlawan kita R.A Kartini yakni “aku mau” pasti kita bisa.

“Atas nama pemerintah Lombok Timur mengucapkan selamat akhirnya kita mampu melounching Thohir Yasin Mart dan yang penting kita memulai sambil menyempurnkannya,”Ujarnya

Sementara itu, TGH. Ismail Thohir, Mudir’am Ponpes Thohir Yasin menyampaikan, Diusia Ponpes Thohir Yasin yang sudah menginjak sekitar 31 tahun, sudah saatnya untuk berlari dan terbang. Dan dengan dibukanya Thohir Yasin Mart ini, tentu akan mempermudah segala aktivitas transaksi belanja yang dilakukan oleh santri dan santriwati.

Bahkan untuk nantinya, Thohir Yasin Mart bukan hanya diperuntukkan bagi santri saja, namun akan lebih luas agar bisa dimanfaatkan bagi masyarakat sekitar.

“Kedepannya kita juga akan bangunkan Thohir Yasin Mart untuk santri Laki-Laki dan juga untuk masyarakat,”Katanya (*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tahun 2022 Bidang PSD Lebih Banyak Kelola DAK TIK Daripada Pembangunan Fisik

6 Januari 2022 - 16:32 WIB

Memasuki Semester II, Dikbud Lotim Masih Terapkan Sistem Shift

29 Desember 2021 - 20:13 WIB

Inilah Progres Kampung Inggris ?

12 Desember 2021 - 09:31 WIB

Monev PKKM, Warek I: Tim Evaluasi PKKM Diktiristek Nilai Pelaksanaannya Baik

9 Desember 2021 - 08:58 WIB

Ikuti Program Abdidaya, Dua Organisasi Kemahasiswaan Unham Raih Juara Favorit

8 Desember 2021 - 05:41 WIB

ANBK Tingkat SD Mulai Dilaksanakan, Ketersediaan Laptop Masih Menjadi Kendala

18 November 2021 - 07:22 WIB

Trending di POROS PENDIDIKAN
error: Content is protected !!