Menu

Mode Gelap
Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi Diduga Pukuli dan Injak Kernek Dump Truck, Oknum Stafsus Gubernur Hampir Diamuk Massa

BIMA · 12 Jun 2021 13:12 WITA ·

Tujuh Korban Pencabulan Sekolah Dasar Divisum


 Tujuh Korban Pencabulan Sekolah Dasar Divisum Perbesar

Bima, Poroslombok – Kasus pencabulan didugakan pada HS Kepala SDN 30 Kota Bima, beberapa waktu lalu pada puluhan siswinya, terus berproses. Sabtu (12/06)

Kasus pencabulan  anak yang dilapor  orang tua masing-masing siswi di SPKT Polres Bima Kota, kini telah ditangani langsung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bima Kota. Unit PPA terus mengembangkan penyidikan.

Dari 20 siswi yang diduga menjadi korban pencabulan, 7 diantaranya divisum.  Sayangnya, hasil visum dari 7 anak ini tidak bisa dipublikasikan. “Iya, sudah kami visum. Tapi untuk hasilnya tidak bisa kami publish karena privacy korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Bima Kota, melalui Kanit PPA Aipda Saiful. Ada total 20 siswi yang mengaku sebagai korban, sebut Ipda Saiful.

Hanya saja katanya, tidak bisa menetapkan semuanya sebagai korban karena harus didukung dengan bukti.  “Ada kemungkinan jumlah korban akan kita kerucutkan kurang dari 20 orang itu, karena melihat bukti-bukti yang ada,”katanya

Sebagaimana berita yang sebelumnya, dugaan pelecehan seksual di SDN 30 Kota Bima terungkap setelah adanya siswi setempat mengadu ke orang tuanya setelah dilecehkan kepsek berinisial HS.

Modusnya, HS berpura-pura bertanya apakah siswinya memiliki uang jajan atau tidak. Kemudian, HS memeriksa kantong siswa yang kemudian tangannya meraba tubuh dan menyentuh bagian sensitif bocah-bocah tersebut.

Dikonfirmasi terpisah wartawan, HS membantah telah melakukan pelecehan seksual, karena yang dilakukannya hanya sebatas mencubit pipi siswi-siswinya sebagai tanda sayang guru. (*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejari Lotim Meminta Pejabat Lotim Tidak Melayani Oknum Jaksa Gadungan

5 Juli 2022 - 17:25 WITA

Dua Pelaku Begal Yang Beraksi Di Pantai Suryawangi, Berhasil ditangkap

20 Juni 2022 - 15:49 WITA

Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Pemukulan Driver Go-car Ragukan Legalitas Saksi Ahli

25 Mei 2022 - 20:05 WITA

Kasus Dugaan Penyelewengan Pajak Anggaran Sekretariat DPRD Lotim Naik Status

24 Mei 2022 - 13:58 WITA

Sat Narkoba Polres Lotim Bekuk 2 Terduga Pelaku Peredaran Narkoba

23 Mei 2022 - 11:59 WITA

Curi Dua Pasang “BH” Pemuda Asal Desa Darmasari Dilaporkan ke Polisi

5 Mei 2022 - 19:21 WITA

Trending di POROS HUKRIM