Menu

Mode Gelap
Bantuan Banjir Lobar Terus Mengalir, Humanisme Masyarakat Sasak Masih Kental Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 difokuskan Untuk Pembuatan 25 Sumur Bor dan Pompa Hidram Eks Pasar Paok Motong  ditetapkan sebagai  KIHT Pemkab Sumbawa pekan ini target dosis pertama capai 70%, dosis kedua 50% Sebanyak 871 Tenaga Honorer di RSUD Selong Akan di Evaluasi

POROS PENDIDIKAN · 3 Nov 2021 21:02 WIB ·

Unham Gelar Kuliah Internasional, Kerja Sama UPSI Malaysia


					Unham Gelar Kuliah Internasional, Kerja Sama UPSI Malaysia Perbesar

LOMBOK TIMUR – Universitas Hamzanwadi terus membangun jejaring untuk bersinergi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program. Kali ini UNHAM bersama Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia (UPSI) dalam bentuk kuliah internasional.

Direktur Kerjasama dan Humas UNHAM Dr Muhammad Halqi mengatakan, kegiatan ini merupakan mewujudkan komitmen kampus UNHAM dengan motto religious dan competitive.

Kuliah internasional ini digelar secara virtual dengan platform webex diikuti 500 orang peserta, baik dosen maupun mahasiswa kedua kampus tersebut.

“Di tengah menggaungnya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memaksimalkan semua potensi. Terlebih lagi dengan kecanggihan teknologi,” ungkap Halqi, Rabu (03/11/2021).

Ia menyebutkan, program MBKM ini menuntut kampus bersama seluruh sivitas akademika harus mempunyai kapasitas baru untuk menjadi SDM di masa depan yang siap untuk berpengalaman hari ini dan merancang di hari esok.

Oleh sebab itu, UNHAM terus berusaha menjemput peluang yang bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan kampus. Termasuk proses perkuliah yang dilaksanakan hari ini. Apalagi antar negara.

Melalui kerjasama ini, banyak hal yang bisa diambil. Tidak hanya dalam konteks ilmu pengetahuan, namun bisa menjadi ajang saling memperkenalkan seni budaya pada masyarakat mancanegara.

“Selain mendapatkan ilmu pengetahuan, kita juga dapat informasi. Termasuk pengenalan seni budaya. Tadi ada pentas seni juga saat acara,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, persaingan global saat ini membutuhkan inovasi termasuk dalam pembelajaran. Sekarang ini, pembelajaran tidak bisa hanya mengacu pada text book seperti cara belajar selama ini.

“Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan SDM unggul, menguasai berbagai bidang keilmuan. Kita harus siap berkolaborasi lintas disiplin keilmuan, dan siap jadi penyelesai komplekstitas permasalahan,” tegas doktor jebolan UNJ itu. (*)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tahun 2022 Bidang PSD Lebih Banyak Kelola DAK TIK Daripada Pembangunan Fisik

6 Januari 2022 - 16:32 WIB

Memasuki Semester II, Dikbud Lotim Masih Terapkan Sistem Shift

29 Desember 2021 - 20:13 WIB

Inilah Progres Kampung Inggris ?

12 Desember 2021 - 09:31 WIB

Monev PKKM, Warek I: Tim Evaluasi PKKM Diktiristek Nilai Pelaksanaannya Baik

9 Desember 2021 - 08:58 WIB

Ikuti Program Abdidaya, Dua Organisasi Kemahasiswaan Unham Raih Juara Favorit

8 Desember 2021 - 05:41 WIB

ANBK Tingkat SD Mulai Dilaksanakan, Ketersediaan Laptop Masih Menjadi Kendala

18 November 2021 - 07:22 WIB

Trending di POROS PENDIDIKAN
error: Content is protected !!