PorosLombok.com –
Sebagai manusia kita pasti hidup berdampingan dengan orang-orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda, banyak orang bodoh yang menganggap diri mereka cerdas dan lebih baik dari orang lain.
Sebenarnya ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui seseorang dapat dikatakan bodoh atau tidak. Anda bisa memperhatikan kebiasaan dan ciri-ciri yang dimiliki oleh seseorang, berdasarkan penelitian dirangkum 5 ciri-ciri orang bodoh.
1.Suka menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka sendiri.
Tidak ada orang cerdas atau pintar yang mencoba untuk menyingkirkan kesalahan dilakukannya, untuk dilimpahkan kepada orang lain, orang bodoh tidak suka bertanggung jawab atas kesalahan yang mereka lakukan sendiri, mereka, hanya suka menyalahkan orang lain, atau faktor yang lain saat terjadi kesalahan, beda dengan orang bodoh, orang yang cerdas dan pintar pasti mengetahui bahwa setiap kesalahan merupakan sebuah kesempatan untuk bisa belajar dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Hal ini diperkuat oleh penelitian neuro guys yang dilakukan oleh Jason, penelitian tersebut menunjukkan bahwa otak orang yang cerdas dan yang pintar memiliki reaksi yang berbeda terhadap kesalahan,
2. Merasa diri paling benar dan harus selalu benar
Tanda kesalahan yang dimiliki oleh seseorang adalah kemampuan mereka untuk melihat dan memahami berbagai hal dari sudut pandang yang rendah, mereka memiliki pikiran yang terbuka terhadap informasi baru Namun disisi lain orang bodoh akan terus berdebat dan tidak akan memperhatikan saat orang lain lebih cerdas dan kompeten, hal tersebut sejalan dengan eksperimen yang dilakukan di Cornell University, dimana orang bodoh yang kurang kompeten tidak hanya melebih-lebihkan keterampilan yang dimiliki tetapi, tidak mampu mengenali keunggulan dan orang lain
3.Orang bodoh lebih agresif saat terjadi konflik dan masalah
Orang bodoh akan bereaksi terhadap setiap sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan mereka, orang bodoh tidak bisa mengendalikan situasi seperti yang diinginkan Mereka cenderung menggunakan amarah, atau perilaku agresif untuk mengamankan posisi mereka
4. Mereka cenderung mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain
Penelitian yang dilakukan oleh Russel James dari Texas Tech University, yang menemukan bahwa orang dengan IQ yang lebih tinggi cenderung Memberi tanpa mengharapkan imbalan apapun, berbanding terbalik dengan orang bodoh, hal ini bisa terjadi karena orang pintar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menilai kebutuhan orang lain, dan lebih mungkin untuk membantu, beda halnya dengan orang bodoh apapun yang dilakukan merasa harus memiliki timbal balik,
5. Mereka merasa lebih baik dari orang lain
Orang yang cerdas akan mencoba untuk melakukan motivasi dan ingin membantu orang lain, hal seperti ini dilakukan karena mereka tidak takut dibayangi, orang yang cerdas memiliki tingkat kepercayaan diri, dan cerdas dalam menilai kompetensi yang mereka miliki secara akurat. di sisi lain, orang bodoh akan selalu merasa lebih baik dari pada orang lain, orang bodoh selalu cepat menilai dan melakukan prasangka terhadap sesuatu hal, Ingatlah prasangka bukanlah sebuah tanda kecerdasan seseorang.
Jadi bagaimana cara mengatasi kebodohan, jawabannya adalah berusaha untuk senantiasa memperbaiki diri dan terus mengasah keterampilan menjadi lebih baik, agar tidak menjadi orang bodoh, anda bisa memiliki kualitas diri dengan belajar di perguruan tinggi Hai atau bisa dengan mengikuti kursus di lembaga pendidikan lain. dengan terus belajar dan memperbaiki kualitas diri sendiri maka kita memiliki suatu hal yang dapat dibanggakan dan bisa diandalkan dan terhindar dari sikap seperti orang bodoh.
(Red)













