LOTIM | POROSLOMBOK-
Hari ke tiga pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) di SMKN 1 Sikur pada Tahun 2022 berlangsung lancar tanpa ada kendala apapun.
Kepastian kelancaran pelaksanaan USBK ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Sikur Hasbi Ahmad, M.Pd. saat dikonfirmasi pada Rabu (16/3/22).
“Alahamdulillah pelaksanaan USBK dari hari Senin kemarin sampai hari ini berjalan dengan lancar” tutur Hasbi.
Lancarnya pelaksanaan USBK ini lanjutnya tak lepas dari peran semua guru maupun Panitia USBK yang sudah bekerja maksimal sehingga tidak ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan USBK kali ini.
“Teman-teman disini sangat hebat dan luar biasa, baik pemikirannya, energinya dan pemahaman IT nya” tuturnya.
Dijelakan Hasbi pelaksaan USBK ini akan dilaksanakan selama 6 hari yakni mulai tanggal 14 sampai dengan 19 Maret 2022. Dalam pelaksanaan USBK pihak sekolah menggunakan 6 ruangan, dimana 4 ruangan menggunkan komputer sementara 2 ruangan menggunakan HP Android.
Setiap pagi sebelum siswa melaksanakan USBK terlebih dahulu diawali dengan berdo’a bersama kemudian di cek kehadiran peserta satu persatu dan baru diarahkan ke ruangan tentunya dengan setiap siswa menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Alhamdulillah, sampai hari ketiga semua siswa kelas 12 mengikuti USBK dan tentu seluruh siswa mengikutinya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Hasbi.
Lebih jauh Hasbi menuturkan pembacaan do’a bersama sebelum siswa mengikuti ujian merupakan penerapan pendidikan karakter yang sesuai dengan visi SMKN 1 Sikur yaitu menjadi lembaga Pendidikan advokasi yang “SIKUR” ( Smart, Inovatif, Kreatif, Unggul dan Relegius). Hal ini yang terus di istiqomahkan terutama Religius.
“Intinya implementasi dari syariat islam berjalan dengan baik supaya apa yang diajarkan oleh guru agama juga tetap dilaksanakan” pungkasnya.
Sementara itu Majduddin Insani, S.Pd. selaku Waka Kurikurulum sekaligus ketua panitia USBK di SMKN 1 Sikur menjelaskan pada tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 423 orang siswa kelas 12 mengikuti USBK.
Dalam pelaksaan USBK lanjutnya ada 6 ruangan yang dipakai dan menggunakan 4 sesi dimana masing-masing sesi menggunakan waktu 90 menit.
“Masing-masing ruangan itu diisi oleh 18 orang siswa supaya protokol kesehatan itu terlaksana” ucapnya.
(Marwin| Poroslombok)
















