Lombok Timur. Poroslombok.com
SMAN 1 Pringgasela kecamatan Pringgasela mengadakan acara Perpisahan dan Tasyakkuran kelas XII (dua belas) pada hari Rabu (30/3).
Acara yang di gelar di halaman SMAN 1 Pringgasela tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Dikbud (KCD) Lombok Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua orang tua / wali dari siswa siswi kelas XII.
Rangkaian acara diawali dengan membaca sholawat bersama semua guru, Tata Usaha (TU), orang siswa dan semua murid di sekolah tersebut.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan prosesi membasuh kaki orang tua oleh masing-masing siswa kelas XII, dimana kegiatan ini merupakan perpaduan religi dan adat sasak. sedangkan acara terakhir yaitu wisuda ( pengalungan Shamir) untuk siswa siswi kelas XII.
“Jadi, ada beberapa acara yang kita adakan, salah satunya prosesi membasuh, mencium kaki orang tua, dan mencari ridho serta keberkahan dalam acara tasyakkuran Pisah Kenang kelas XII tahun pelajaran 2021/2022″ turur Kepala Sekolah SMAN 1 Pringgasela Taufik Fansuri, S.Pd
Selaku Kepala Sekolah ia memberikan motivasi kepada siswanya khususnya kelas XII agar sesulit apapun hambatan yang diadapi bukan untuk melemahkan, menggagalkan cita – cita dan masa depannya akan tetapi semua itu merupakan ujian kekuatan dan kesabaran.
“Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan melainkan untuk menguji kekuatan akar” ucapnya.
Oleh sebab itu, Taufik Fansuri berpesan agar siswa siswinya jangan banyak berkeluh kesah dan mengambil banyak alasan atas kesuliatn yang dihadapi, karena pungkasnya daun yang gugurpun tidak pernah menyalahkan angin.
Lebih jauh ia menyampaikan agar siswa-siswinya kelak jangan pernah tumbang karena suatu keadaan karena seribu mimpi harus diwujudkan. Ada harkat, martabat dan harga diri yang harus di angkat, ada hinaan celaan yang harus dijawab dan semua itu hanya bisa dilakuakan melalui adab, akhlak yang baik, dan juga ilmu pengetahun.
( Erwin, PL )
















