Sistem Swakelola DAK Fisik Type 1 Dikbud 2022, Dongkrak Percepatan Industrilisasi di NTB

Mataram, PorosLombok.com | – Industrilisasi di NTB ternyata bukan hal yang  tidak mungkin terwujud, sebagai mana semangat Gubernur NTB yang terus menggaungkan hal tersebut, sejak tiga tahun Pemerintahan Zul rohmi seakan semua ini terpampang jelas di depan mata.

Di tahun 2022, berbagai upaya tengah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) NTB dalam hal ini, Bidang SMK, karena Sekolah Kejuruan salah satu cara untuk mempercepat mewujudkan industrilisasi menuju NTB Gemilang.

“Karena pada tahun sebelumnya tidak semua SMK kita di NTB mempunyai gedung praktek yang standar industri, dan sistem dalam sekolah-sekolah tersebut masih menggunakan pola lama sehingga butuh direvolusi,” ucap Muhammad Khairul Ikhwan, S.Pd, MT, Jumat (20/01).

Melihat hal tersebut tentu butuh sebuah kerja keras lebih optimal, namun hasil yang didapatkan efisien dan terukur, sehingga dibangunlah sebuah gedung praktek dengan sistem Swakelola type 1 pada tahun 2022 ini , mengacu pada Perpes RI No 7 tahun 2022 tentang Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun angaran 2022, kemudian Permendikbud Ristek No 3 Tahun 2022, Peraturan LKPP No 3 tahun 2021 tentang Pedoman swakelola,

Tak hanya itu ada juga Intruksi Presiden RI No 2, tahun 2022 tentang Percepatan Penggunaan Produk dalam Negeri, serta Kepres No 24 tahun 2008 tentang Tim Nasional Peningkatan Produk Dalam Negeri, PP No 29 tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, dan terakhir PERGUB No 43 tahun 2020 Tentang Pemberdayaan UMKM Melalui Bela Beli Produk Lokal.

“Dari sini sudah jelas, sistem Swakelola DAK Fisik Dikbud 2022 sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Dengan pembangunan Gedung-Gedung Praktek berstandar Industri tentunya akan mempercepat NTB menuju Industrilisasi, bagaimana tidak, selain gedung yang bagus didukung juga dengan alat-alat praktek yang mempuni dengan anggaran yang efisien.

“Kalau kita hanya mengandalkan Anggaran APBD Provinsi tentu tidak mungkin, jalan satu-satunya adalah DAK dengan sistem swakelola, dan silahkan boleh di adu kualitas bangunannya,,” jelasnya.

Untuk itu ihwan optimis dengan adanya sistem Swakelola ini , NTB suatu saat akan menjadi salah satu daerah industri di indonesia, namun tentu SDM juga harus dilatih sejak dini, sehingga mereka nantinya akan menjadi para pelaku Industri yang berkompeten pada bidangnya masing-masing.

“Makanya kita mulai dari SMK, karena disinilah akan kita latih para calon pengusaha muda kita, untuk menyambut Industrilisasi seperti harapan pak Gubernur NTB,” Pungkasnya.

(Arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU