Progres Proyek DAK Fisik Bidang SMP Dikbud Lotim Capai 90 Persen

 

LOTIM – PorosLombok.com | Progres pengerjaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur tahun 2023 mengalami kemajuan yang cukup signifikan.

Hal itu menilik dari hasil yang dicapai jelang berakhirnya triwulan kedua bulan April, Mei, Juni yang mencapai 90 persen. Bahkan di salah satu titik sudah rampung 100 persen, yakni pada SMPN 3 Wanasaba.

“Jadi posisi paket PL Bidang SMP di SMPN 3 Wanasaba itu sudah serah terima, proses administrasinya sudah jalan, sudah masuk di bagian administrasi pembangunan,” kata PPK Bidang SMP Edi Nurharianto di Selong, Senin (5/6).

Sedangkan pengerjaan di sebelas titik lainnya, imbuh dia, saat ini sudah mencapai 90 persen, dimana saat ini sudah masuk tahap finishing (penyelesaian-red) oleh rekanan.

Menariknya, di semua titik pengerjaan proyek, pihaknya sejak awal sudah memberikan penekanan kepada para rekanan untuk memberdayakan para pekerja tempatan.

Hal itu sesuai hajatan pemerintah agar semua program pekerjaan diharapkan sebagai instrumen pemulihan ekonomi masyarakat sebagai dampak terjadinya resesi global.

“Kalo di PL ini dari awal sudah kita ingatkan untuk menggunakan produk TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). Yang kedua adalah memanfaatkan swadaya masyarakat setempat,” katanya.

“Jadi, mulai dari tenaga tukang dan peladen (pembantu tukang-red) itu kita melibatkan masyarakat setempat. Kalo tenaga teknisnya kita serahkan kepada pihak ketiga untuk menentukan sendiri,” imbuhnya.

Saat yang sama dirinya memastikan proses pengerjaan DAK fisik paket PL tersebut akan rampung sebelum tenggat waktu yang sudah ditentukan sesuai perjanjian dalam kontrak, yakni tanggal 20 Juni 2023.

Bahkan dirinya meyakini proses finishing bisa dirampungkan pekan depan untuk kemudian para rekanan bisa mengajukan surat untuk dilakukan proses serah terima.

Terkait kualitas maupun volume, Edi memiliki keyakinan bahwa hasilnya akan sesuai dengan spesifikasi sebagaimana yang disepakati dalam kontrak.

Pasalnya, sejak awal perencanaan, baik yang PL maupun yang tender pihaknya sudah melibatkan Inspektorat Daerah untuk dilakukan pendampingan.

Sebagai tambahan informasi, dari 12 paket PL pada tahun ini, SMPN 2 Labuhan Haji menjadi penerima manfaat dengan jumlah pagu anggaran tertinggi, yakni sebesar Rp 192 juta.

“Untuk PL ini yang terbesar anggarannya adalah SMPN 2 Labuhan Haji. Yaitu rehab Mushalla yang terkena dampak gempa beberapa tahun lalu,” demikian Edi Nurharianto.

(PL/anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU