(PorosLombok.com)– Pelari muda asal Desa Sembalun, Azam Muhammad berhasil meraih juara dua dalam ajang Lari Trail 10K pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII NTB.
Event tersebut digelar langsung di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, yang sekaligus menjadi tuan rumah untuk inorga ini.
Keberhasilan Azam menempati podium kedua menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Lombok Timur. Ajang nasional itu diikuti oleh ratusan pelari dari berbagai provinsi, dan menjadi arena adu kemampuan di medan berat khas kaki Gunung Rinjani.
“Alhamdulillah ini bisa diberikan kesempatan oleh Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) NTB untuk mengikuti FORNAS VIII 2025,” ujar Azam, usai berlomba, Minggu (27/7).
Azam tidak merinci catatan waktu tempuhnya, namun memastikan dirinya berhasil finis di urutan kedua. Ia mengakui bahwa lintasan trail yang digunakan merupakan jalur yang sudah sangat akrab baginya sebagai putra asli Sembalun.
“Saya sudah terbiasa di trek seperti ini,” ujarnya, sembari menyebut bahwa kondisi geografis Sembalun justru mendukung performanya saat berlomba.
Sebagai daerah yang berada di lereng Gunung Rinjani, Sembalun memiliki kontur tanah yang ideal untuk lari trail. Jalur berbukit dan udara tipis menjadi tantangan sekaligus latihan alami yang sehari-hari dihadapi oleh warga setempat, termasuk Azam.
Azam berharap, ke depannya olahraga trail run bisa berkembang lebih luas, tidak hanya sebagai bagian dari kompetisi, namun juga gaya hidup sehat dan peluang pariwisata olahraga berbasis alam di Lombok Timur.
“Semoga ke depan tren run semakin berkembang, khususnya di Sembalun,” harapnya.
Azam juga menyatakan kesiapan untuk terus berlatih dan membawa nama daerah lebih tinggi di ajang berikutnya.
“Kalau bisa, Sembalun jangan cuma jadi lokasi lomba saja, tapi jadi tempat lahirnya atlet trail nasional. Saya siap jadi bagian dari itu,” tegasnya.
(arul/PorosLombok)














