(PorosLombok.com) – Cuaca ekstrem di Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, memicu rentetan bencana, embusan angin kencang merobohkan pohon raksasa hingga menutup total akses utama pariwisata.pada Selasa (20/1) siang.
​Insiden sekira pukul 14.00 WITA tersebut juga menghancurkan hunian warga dan merusak fasilitas kesehatan. Akibatnya, arus lalu lintas jurusan Suela menuju Sembalun sempat lumpuh total.
​Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman mengungkapkan, musibah ini dipicu kondisi batang kayu yang lapuk serta hantaman badai sejak malam hari.
​”Kanit IK bersama anggota jaga dan karyawan Kebun Raya Lemor bergerak cepat mengevakuasi material pohon menggunakan chainsaw,” kata AKP Nikolas saat dikonfirmasi.Rabu (21/01/2025).
​Dampak kerusakan menyasar pemukiman di Dusun Limbungan Timur, Desa Perigi. Atap rumah milik Amaq Nati (50), seorang petani setempat, dilaporkan terbang disapu angin saat cuaca memburuk.
​”Tidak ada korban jiwa maupun luka karena pemilik bangunan sedang berada di luar saat kejadian,” sambungnya.
​Berdasarkan pendataan petugas, total kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah. Pagar RSUD Selaparang yang hancur tertimpa dahan merugi Rp 2 juta, sementara kerusakan rumah warga menyentuh angka Rp 7 juta.
​”Kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN guna memastikan keamanan instalasi listrik di sekitar titik jatuh,” tambah perwira balok tiga tersebut.
​Proses pembersihan material jalan berlangsung sekitar satu jam di bawah guyuran gerimis. Tepat pukul 15.00 WITA, petugas gabungan berhasil membuka kembali jalur yang sempat tersumbat.
​”Saat ini akses sudah bisa dilewati kendaraan, namun kami imbau warga tetap waspada karena situasi masih ekstrem,” pungkasnya.
(arul/PorosLombok)













