Rachmat Hidayat Effect, Dukungan Kepada Caleg PDIP NTB Terus Mengalir

LOTIM – PorosLombok.com | Kendati Pemilihan Umum (Pemilu) baru akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun berbagai tahapan Pemilu sudah dimulai sejak Juni 2022, lalu.

Seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu kini tengah bersiap diri menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden yang dilaksanakan secara serentak.

Riuh pesta demokrasi lima tahunan itu kian terasa. Para kontestan Calon Legislatif sudah mulai ancang-ancang melakukan penggalangan dukungan, sebagai basis elektoral.

Tak mudah untuk merebut hati dan kepercayaan rakyat. Namun bagi mereka yang memiliki rekam jejak bagus secara sosial maupun kultural, tentu tidaklah sulit, sebagaimana yang dilakukan kader PDIP NTB selama ini.

Tak heran jika kemudian para Caleg dari Partai besutan Megawati Soekarno Putri itu kian diterima dan mendapat simpati dari masyarakat NTB, yang notabene dikonotasikan sebagai basis pemilih agamais.

Namun, sosok H. Rachmat Hidayat dengan gerakan sosialnya telah menjadi pembeda, hingga mampu mencuri hati dan simpati masyarakat NTB. Hal itu terlihat dari maraknya dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Terbaru, dukungan datang dari mantan Kepala Desa Kabar, Kecamatan Sakra dua periode, Sanusi, beserta keluarganya hingga orang dekat sang mantan kades yang masih setia, memberikan dukungan kepada Caleg DPR RI, H. Rachmat Hidayat.

Tak tanggung-tanggung, dukungan yang diberikan oleh tokoh Desa Kabar itu berlaku untuk Caleg dari PDIP secara paralel, dimana dukungan itu juga diberikan kepada Caleg (DPRD Provinsi) Ahmad Syukro, dan (DPRD Lotim Dapil II) Ahmad Amrullah.

Dukungan tersebut bagi Sanusi tidaklah berlebihan, mengingat PDIP adalah partai yang terus bergerak menyasar masyarakat untuk diperjuangkan hak-haknya.

“Saya dulu memang politisi PAN, akan tetapi dengan tindakan nyata dari PDIP tentu tidak berlebihan kita berikan dukungan penuh,” tegasnya, Senin (29/5/23) kemarin.

Sanusi menyebut, Selama Ini Dapil II khususnya Desa Kabar yang memiliki jumlah penduduk Ribuan belum terjamah bantuan secara merata dari beberapa DPRD saat ini, namun sosok H. Rachmat selalu hadir meskipun suara yang didapatkan tidak seberapa.

“Saya lihat, bahkan ketika saya masih menjabat jarang sekali bantuan datang dari anggota tersebut, karenanya dengan dukungan ke PDIP Desa Kabar tidak hanya menjadi jamahan konstituen, namun terakomodir haknya dengan penuh,” tuturnya.

Pria yang dulunya juga merupakan Anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tahun 1987 itu juga meyakini Sosok H. Rachmat merupakan pilihan yang tepat, ditambah lagi dengan ketua DPC PDIP yang saat ini dikomandoi Syukro merupakan figur yang tepat.

Terlebih, sambung dia, pada formasi DPRD Kabupaten akan diisi politisi muda yang kenyang akan pengalaman diyakini mampu menjawab keluhan masyarakat, khususnya Desa Kabar.

“Berkaca dari kondisi yang ada saat ini, tiga figur tersebut saya yakini mempu menjawab harapan masyarakat,” tukasnya.

Lebih jauh pria yang karib disapa Pak Bedeng ( Hitam red ) itu, mengajak masyarakat untuk menyatukan barisan, agar terjawab semua harapan yang selama ini masih menjadi angan-angan dan cita-cita saja.

“Sekali lagi saya tekankan, ketiga Caleg tersebut betul-betul mumpuni untuk menjadi penyambung lidah kita, mulai dari tingkatan bawah sampai atas,” imbuhnya.

Senafas dengan Sanusi, salah satu masyarakat yakni Marzuki rindu akan kepemimpinan Sanusi, dimana ketika menjabat Sanusi tak hentinya turun ke Masyarakat, bahkan Sanusi rela ronda tiap malam demi menjamin Kamtibmas.

Terlebih dengan dukungannya terhadap PDIP, tidak ada alasan bagi dia untuk menolak, apalagi visi dari PDIP jelas dan nyata.

“Di Jaman beliau dulu, setiap permasalahan pasti hadir, hal nyata yang kami rasakan adalah kenyamanan, begitu juga dengan program yang lain selalu dikemas dengan adil,” pungkasnya.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU