PorosLombok.com – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan komitmennya untuk membenahi mutu pelayanan medis saat menghadiri Maulid Nabi di Desa Tirtanadi, Labuhan Haji, Selasa (15/9).
Langkah pengawasan ketat diambil guna memastikan hak dasar seluruh warga Kabupaten Lombok Timur dalam memperoleh fasilitas kesehatan dapat terpenuhi secara optimal.
“Kalau ada petugas kesehatan yang tidak melayani Bapak dan Ibu dengan baik, tolong laporkan,” tegas Bupati di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Pemerintah daerah tidak ingin alokasi dana besar yang bersumber dari uang rakyat justru terbuang sia-sia akibat ulah oknum aparatur yang tidak disiplin.
“Pemerintah daerah sudah berjuang keras menyiapkannya lewat anggaran Rp 125 miliar untuk masyarakat,” ujarnya menekankan besarnya dukungan APBD kesehatan.
Pengawasan publik dinilai sangat krusial agar jajaran tenaga medis di fasilitas kesehatan pemerintah dapat bekerja penuh empati serta penuh tanggung jawab.
“Jangan sampai ada petugas yang main-main dalam melayani masyarakat,” imbuhnya memberikan peringatan keras kepada seluruh pegawai instansi kesehatan.
Selain sektor pelayanan medis, Pemkab Lombok Timur juga terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur fisik guna mempermudah mobilitas roda ekonomi warga.
Pemerintah daerah memastikan bahwa usulan pengerjaan segmen Jalan Tirtanadi yang menembus wilayah Anggaraksa akan segera direalisasikan dalam dokumen anggaran daerah.
Pengalokasian dana proyek jalan penghubung antardesa tersebut dipastikan masuk dalam skema pembiayaan APBD Perubahan tahun 2026 mendatang.
Akses jalan yang memadai tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak kesejahteraan warga sekaligus memperlancar jalur transportasi lokal kawasan rural.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat Lombok Timur dalam memperingati Hari Besar Islam dinilai sebagai cerminan keteguhan spiritual yang sangat kuat.
Tradisi keagamaan yang berlangsung semarak di hampir 1.447 masjid tersebut dipersiapkan secara matang oleh warga meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Bupati turut mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW serta merawat semangat gotong royong dalam keseharian.
Pada momen tersebut, Pemkab Lombok Timur menyerahkan bantuan hibah senilai Rp 30 juta untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Nurul Hidayah.
Selain bantuan fisik sarana ibadah, pemerintah daerah bersama Baznas juga menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp 4 juta yang diperuntukkan bagi anak yatim piatu dan lansia.*


















