PorosLombok.com – PT ARK Jinzai Solusi Group menggelar proses wawancara bagi 12 kandidat tenaga kerja asal NTB yang dipersiapkan untuk sektor konstruksi pembangunan greenhouse di Jepang baru-baru ini.
Langkah strategis ini bertujuan memenuhi kebutuhan infrastruktur pertanian skala besar di Negeri Sakura yang tengah bertransformasi menuju era teknologi tinggi. Para peserta akan menjadi bagian penting dalam menyangga ketahanan pangan nasional mitra mancanegara tersebut.
“Kegiatan ini menjadi peluang besar bagi kandidat untuk berkarier dan mengembangkan pengalaman kerja di Jepang,” ujar Direktur Utama PT ARK Jinzai Solusi Group, Jamaluddin.Rabu (01/04/2026).
Selaras dengan hal itu, Jamaluddin menekankan bahwa seleksi ini merupakan akses nyata bagi talenta lokal untuk merambah pasar kerja internasional. Fokus utamanya adalah membekali pemuda daerah dengan keahlian khusus di bidang konstruksi pertanian modern.
Kemitraan yang terjalin dengan Rise Kabushiki Gaisha ini memungkinkan para pekerja terlibat langsung dalam ekosistem Smart Agriculture. Kolaborasi tersebut sudah berjalan konsisten selama empat tahun terakhir guna memperkuat hubungan industrial antar kedua negara.
“Perusahaan Jepang secara rutin menerima sekitar enam tenaga kerja dari ARK Jinzai setiap tahunnya,” jelasnya.
Jepang Krisis Petani Muda ARK Jinzai Siapkan Tenaga Terampil
Lebih lanjut, skema pengiriman tenaga kerja ini dirancang untuk menjawab tantangan krisis petani inti yang melanda Jepang secara serius. Penurunan jumlah tenaga kerja di sektor agraris memaksa otoritas setempat mengandalkan dukungan profesional dari luar negeri.
Data terbaru menunjukkan, jumlah petani di Jepang merosot tajam dari 2,4 juta pada tahun 2000 menjadi hanya 1,1 juta jiwa. Kondisi tersebut kian mengkhawatirkan mengingat rata-rata usia pelaku usaha tani di sana telah menyentuh angka 69,2 tahun.
“Kami mempersiapkan peserta untuk mendukung operasional proyek infrastruktur perkebunan di berbagai wilayah Jepang,” katanya.
Menanggapi dinamika tersebut, Jamaluddin memastikan seluruh kandidat yang mengikuti proses wawancara memiliki semangat juang yang tinggi. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti tahapan seleksi ketat guna memenuhi standar kualitas industri konstruksi di mancanegara.
Sesuai dengan kriteria, hanya kandidat dengan kompetensi terbaik yang akan dikirim untuk menangani pembangunan rumah plastik otomatis. Keahlian teknis menjadi syarat mutlak mengingat Jepang sangat mengutamakan efisiensi dan ketepatan dalam pengerjaan proyek konstruksi.
“Melalui kemitraan ini, para peserta tidak hanya bekerja tetapi juga belajar sistem pertanian pintar,” tegasnya.
Di sisi lain, Jamaluddin mengapresiasi keberanian para peserta dalam menempuh tahapan seleksi yang tidak mudah ini. Motivasi terus diberikan agar para talenta muda tersebut tetap optimis menatap masa depan karier mereka di industri global yang kompetitif.
Meskipun demikian, perusahaan tetap mengedepankan aspek perlindungan dan kesejahteraan bagi setiap tenaga kerja yang diberangkatkan. Pengalaman kerja di sektor konstruksi modern diharapkan menjadi modal berharga saat mereka kembali ke tanah air nantinya.
“Semoga seluruh peserta memberikan hasil terbaik dan memperoleh kesempatan melangkah ke tahap selanjutnya,” pungkasnya.*












