Inilah Progres Kampung Inggris ?

LOTIM | POROSLOMBOK –

Progaram “Kampung Inggris” yang dilaksanakan di desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur Lotim, sudah mulai terlihat progresnya, terbukti dengan sebagian alumninya yang mulai mahir berbahasa dengan baik dan benar

Seperti yang diungkapkan salah satu alumni kampung Inggris Izza (15) Tahun remaja yang masih duduk dibangku Sekolah menengah Pertama Negeri (SMPN)1 Labuan Haji, sejak dirinya mulai ikut program ini kemampuan bahasa inggrisnya mulai mengalami peningkatan.

Izza Salah satu Alumni Kampung Inggris

“Awalnya sebelum saya belajar disini saya hanya bisa sedikit berbahasa inggris tapi sekarang lumayan,” ucapnya izza kepada poroslombok. Sabtu (11/12)

Menurut Izza program ini sangat luar biasa dampaknya bagi para siswa yang ingin mengembangkan kemampuan bahasa inggrisnya, hal tersebut juga kata dia tidak terlepas dari peran serta para tutor yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya.

“Ya bagi kita yang masih duduk dibangku sekolah mungkin program ini sangat cocok,”ucap izza sambil memperaktikkan kemampuan bahasa inggrisnya

Sementara ditempat yang sama H.Zohri Ramhan Kepala Desa Tetebatu sekaligus ketua program Kampung Inggris menyampaikan, sebanyak 600 siswa sudah berhasil menyelesaikan program ini dalam jangka waktu satu bulan.

Dalam satu bulan tersebut kata dia para peserta di ajarkan menggunakan dengan metoda Full Cam dengan Englis area sehingga para peserta lebih cepat dalam memahami materi yang diajarkan.

Dikatakannya dari 600 orang peserta yang mengikuti program Kampung Inggris ini sebanyak 400 orang yang dibiayai oleh Pemerintah melalui bantuan sosial yaitu bagi anak-anak yang kurang mampu dan anak yatim.

Sisanya yang 200 orang kata dia dibiayai dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh masing-masing sekolah khususnya SMP Negeri yang ada di Lombok Timur

Dirinya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah dan beberapa kepala sekolah puas dengan hasil capaian program ini, terutama dalam mengedukasi para peserta dalam pembelajaran bahasa inggris, sehingga Bupati Lombok Timur berencana akan melanjutkan Program ini tahun 2022 mendatang.

“Karena Bupati Lotim sangat terharu dan tertarik melihat penampilan para peserta pada acara seremony kampung inggris ini sehingga 2022 nanti akan ditambah budget untuk program ini,” tandasnya

Lebih lanjut ori menjelaskan program kampung inggris berdampak pada perekonomian masyarakat setempat seperti, para pengusaha laundry yang kini mulai tumbuh dikarenakan banyaknya para peserta yang nyuci baju setiap harinya.

“Anak-anak ini biasa nyuci baju mereka hari sabtu dan minggu sehingga sekarang para pengusaha laundry bertambah sekitar 10” jelasnya

Tak hanya laundry sambung dia lagi, para pedagang kaki lima juga sudah mulai tumbuh subur disekitar lokasi Kampung Inggris ini sehingga perekonimian masyarakat mulai hidup walaupun ditengah kondisi pandemi saat ini.

“Karena banyak sekali para keluarga peserta berkunjung setiap harinya sehingga dagangan para pelapak banyak diserbu pembeli,” pungkasnya

Tak hanya diakui oleh para peserta namun keberhasilan kampung Inggris ini juga terlontar dari pengakuan salah satu kepala sekolah yang mengikutsertakan siswanya mengikuti program tersebut.

Seperti yang disampaikan Suhardi, S.pd Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pringgabaya, bahwa pihaknya sangat puas dengan program Kampung Inggris terbukti saat ini kemampuan anak-anak didiknya dalam berbahasa inggris mulai terlihat.

SUHARDI, S.pd
KEPALA SEKOLAH SMP NEGERI 1 PRINGGABAYA

“Hanya dalam waktu satu bulan anak-anak didik kami sekarang sudah berani berkomunikasi dengan bahasa inggris,”ungkapnya

Dikatakannya sekitar 30 orang siswa SMPN 1 Pringgabaya mengikuti program Kampung Inggris ini, sehingga kita mereka sudah selesai mengikuti program tersebut terlihat banyak perbedaan ketika mereka sudah di sekolah.

“Nanti ketika mereka bertemu sesama alumninya disekolah kita wajibkan mereka untuk berbicara menggunakan bahasa inggris,”terangnya

Hal ini dilakukan kata suhardi agar para siswa tidak lupa tentang apa yang sudah mereka pelajari di program Kampung Inggris ini, bahkan dirinya mengaku setiap dua kali seminggu pihaknya selalu mengadakan diskusi dengan para alumni yang sudah selesai mengikuti program ini.

“Kita berharap Pemerintah Daerah memperpanjang Program ini karena hal ini sangat banyak manfaatnya bagi para siswa,”tutupnya.

(Arul/Pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU