LOTIM – Poroslombok.com | Tak bisa dipungkiri masih adanya nuansa erotis yang dipertontonkan oleh 1-2 Kecimol pada saat gelaran Festival Kecimol yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kecimol (AK) NTB pada Rabu (25/01), kemarin.
Karenanya, dengan berbesar hati DPP Asosiasi Kecimol NTB dengan besar hati menerima segala bentuk kritik maupun luapan emosi masyarakat, serta menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang tidak sesuai dengan aturan yang telah disepakati.
Atas peristiwa itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) HM. Juaini Taofik, memberikan tanggapan melalui keterangan resminya.
“Sebagai Sekretaris Daerah, izinkan Kami menanggapinya,” kata Sekda memberikan tanggapan pembukanya, Kamis (26/01/23).
Yang pertama, kata Sekda, bahwa Bupati menyambut baik kegiatan Festival Kecimol ini sebagaimana harapan ketua panitia, karna fungsi Pemerintah sebagai artikulasi kepentingan masyrakat.
“Dalam sambutan Beliau pada sesi pembukaan acara juga mewanti-wanti untuk Kesenian Kecimol yang lebih santun,” terang Kak Ofik, begitu Sekda karib disapa.
Lanjut Sekda, respons Beliau (Bupati-red) juga begitu cepat untuk menugaskan Kadis Pariwisata berkoordinasi dengan Ketua Panitia untuk melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang dinilai jauh dari nilai kesopanan dan kewajaran.
Atas respons cepat dan niat baik Bupati itu, Sekda berharap agar momentum ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif seluruh warga Lombok Timur untuk bersama-sama memperbaiki berbagai hal di sekeliling kita.
“Bagaimanapun guyubnya Pemerintah bersama seluruh komponen masyrakatlah yang dapat memperbaiki kondisi dari yang Kita nilai kurang baik untuk menjadi baik,” demikian tanggapan Sekda singkat.
(PL-anas)
















