Poroslombok.com, Lotim –
Aromanya harum, dan rasanya yang khas ketika lidah mencicipi secangkir kopi hangat buatan TGH Muksin, Desa Pijot, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, yang diracik sendiri dengan berbahan 9 macam rempah- rempah pilihan, yang mempunyai berbagai macam khasiat yang luar biasa bagi kesehatan.
Kopi attahyad merupakan kopi yang dibuat tanpa berbahan biji kopi, sehingga jika diminum tidak akan beresiko buat penderita asam lambung, Kolestrol, dan berbagai macam penyakit lainnya,
“Malah kopi ini jadi obat untuk menyembuhkan penyakit terutama keluhan persendian,”,ucap TGH Mukhsin kepada PorosLombok, Selasa (08/02).
TGH Muhsinpun menceritakan, awal dirinya membuat kopi ini saat Pandemi Covid-19, mengingat, pada waktu itu, banyaknya pembatasan untuk melakukan kegiatan diluar rumah, sehingga ia menemukan ide membuat kopi sekaligus obat yang dapat menyembuhkan penyakit.
“Alhamdulillah berkat kopi ini penyakit kolestrol saya sudah tidak kambuh lagi karena sering meminum kopi ini,” akunya.
Kopi ini banyak diminati oleh para Pejabat di Lombok Timur, karena begitu diminum banyak keluhan penyakit yang dirasakan sembuh berangsur-angsur, namun yang menjadi kendala adalah bahan-bahan pembuatannya karena salah satu bahannya harus dipesan dari Makkah.
Sensasi yang dirasakan saat meminum kopi ini tubuh terasa hangat, apalagi diminum ketika musim dingin tentu akan menambah kenikmatannya, dan yang paling luar biasa dari kopi ini dapat menambah Stamina.
“Tapi tergantung tubuh, karena beda tubuh beda juga hasil yang didapatkan,”ujarnya.
Sampai saat ini kopi Attahyad, belum bisa dijual bebas karena memang niat awal TGH Muhsin hanya untuk dikonsumsi pribadi dan para sahabat dekatnya, terutama sebagai ajang silaturahmi,menambah teman dan sebagainya,
“Berkat kopi ini Alhamdulillah sekarang banyak sahabat yang datang kerumah untuk sekedar ngopi bareng,” ucapnya.
TGH Muhsin
TGH Muhsin merupakan salah satu Pimpinan Yayasan Bumi Nusantara yang berada di Desa Pijot, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur. Yayasan tersebut bergerak di bidang Pendidikan yang mengelola Mts, MA, dan beberapa pendidikan Formal Lainnya.
(Arul/ PorosLombok)
















