Lotim, PorosLombok com –
SMK Bajang NWDI Ajan desa Loyok kecamatan Sikur Lombok Timur akhir – akhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan SMK Swasta di Nusa Tenggara Barat.
Pasal nya, beberapa hari yang lalu, SMK Bajang NWDI Ajan berhasil meraih Anugerah Teaching Factory SMK Swasta Terbaik Pada AiSO 2023.
Tak puas sampai di situ, kali ini SMK Bajang NWDI Ajan melaunching program Sabtu Three B gerakan Satu Siswa Satu Usaha.
Panitia acara, Zaenul Muttaqin, S.Pd. menyampaikan bahwa Program Sabtu Three B maksudnya yaitu Sabtu Budaya, Berkarya dan Berwirausaha.
“Jadi ini adalah kegiatan yang di programkan oleh Dinas Dikbud Provinsi yang sudah diawali dulu oleh sekolah – sekolah Negeri dan kita di sini mulai kan di bulan ini” terang Zaenul saat di temui pada Sabtu ( 13/5 ).
Adapun tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah seperti yang sudah di canangkan oleh pemerintah bahwa SMK itu harus berbudaya, berkarya dan berwira usaha, sehingga tujuan akhirnya itu para siswa bisa berwirausaha baik di sekolah maupun di rumah, seperti slogannya SMK yaitu satu siswa satu usaha.
“Tujuan utamanya supaya anak – anak kita ketika selesai dari sini ataupun meskipun mereka masih di sini, mereka sudah buka usaha sendiri sesuai dengan kejuruan mereka masing – masing” jelasnya.
Melalui program ini lanjutnya, siswa diberikan pemahaman awal bagaimana berbudaya, baik itu perilaku maupun sikap dalam berusaha. Kemudian di munculkan Karya, setelah itu baru wirausahanya.
” Nantinya kita di sekolah bantu promosikan, misalnya hasil karya busana butik, atau hasil karya di otomotif atau lainnya. Kemudian disinilah nanti peran TKJ melalui media bisa di promosikan” imbuhnya.
Zaenul menambahkan, seyogyanya SMK merupakan sekolah yang bisa memunculkan wirausaha baru, sehingga bisa mengurangi pengangguran.
“Kita ingin ketika mereka selesai sekolah, mereka sudah punya skill dan mampu berwirausaha sendiri” tegasnya.
Alumni SMK Bajang NWDI Ajan lanjutnya sudah banyak yang bisa membuktikan bisa berwirausaha terutama bidang Tatabusana, bahkan terkadang dengan adanya proyek – proyek mereka bisa gabung di unit usaha SMK Bajang.
“Sudah banyak alumni SMK ini yang membuktikan bisa membuka usaha sendiri setelah tamat di SMK ini” ucapnya.
Andrian Hadi Saputra salah seorang murid SMK Bajang menyampaikan sangat bersyukur bisa menimba ilmu di SMK Bajang NWDI Ajan.
Siswa kelas XI jurusan TKJ ini menambahkan dengan di launchingnya Program Satu Siswa Satu Usaha ini, bisa menambah semangat dalam belajar sesuai dengan jurusan masing – masing sehingga nantinya bisa mandiri berwirausaha setelah tamat SMK.
Ia berharap ke depan sekolah SMK Bajang ini semakin berkembang dari sekarang dan terus mengukir prestasi kedepannya.
Sementara itu, M. Rosyidi, S.Sos.I. selaku pendiri sekaligus ketua YPPP Al- Hafizin yang merupakan naungan dari SMK Bajang NWDI Ajan menerangkan kekagumannya akan program ini.
Menurut pandangannya, dengan berbudaya yang baik maka regenerasi akan mewarisi kebaikan – kebaikan tersebut. Selanjutnya Berkarya, kemudian akan tumbuh semangat berwirausaha.
“Paling tidak anak – anak kita bisa berwira usaha dan itu adalah ladang ibadah bagi mereka, karena Rasulullah juga dulu adalah seorang pengusaha”
M. Rosyidi yang juga merupakan kepala desa Loyok, merasa bersyukur melihat kemajuan SMK Bajang dari hari ke hari. Untuk itu, ia berharap kepada orang tua wali murid agar menitip anak – anak mereka untuk sekolah di SMK Bajang NWDI Ajan.
Ia berpesan kepada siswa SMK Bajang agar bisa memanfaatkan waktu mereka itu dengan sebaik – baiknya untuk belajar sehingga ketika sudah lulus nanti, bisa menjadi wirausahawan yang sukses. ( PL, Erwin )
















