Kabid SMK Dikbud NTB : Kita Optimis 2023, Sekolah Kejuruan Ikut Serta Entaskan Pengangguran

Mataram, Poroslombok.com –

Sekolah menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Barat (NTB), kini mulai bertransformasi menjadi sekolah standar industri, hal tersebut untuk menjawab tantangan zaman yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.

Konsep yang lahir dari ide Gubernur NTB bahwa anak anak SMK NTB mestinya berani menaruh harapan besar dalam menentukan masa depannya kelak.

Melihat hal tersebut Pemerintah Pemprov NTB, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), yang dimana melalui Bidang SMK mentransformasikan sistem pendidikan kejuruan di NTB melalui Pergub 75 Tahun 2021.Pilihan menjadi pengusaha itu adalah sesuatu yg hebat dan anak-anak SMK mesti di dorong sejak awal masuk SMK bahwa mereka lulus SMK akan mandiri dan menjadi pengusaha sukses.

GERAI SMK dalam rangka Akselerasi Program 1 Siswa 1 Usaha

Kabid SMK M.Khairul Ihwan MT memaparkan, pola SMK NTB dalam menanamkan konsep ini adalah dengan memperbanyak aktifitas industrial, aktifitas bisnis, aktifitas kemitraan dan berbagai aktifitas usaha lainnya untuk menanamkan pembiasan dan pola pikir kemandirian ketangkasan keluwesan dan kemampuan mental anak anak SMK.

“Contohnya kini di malam hari di beberapa SMK core Seni dan Core Bisnis dan Manajemen mulai aktif dengan aktifitas GERAInya, disana mereka kumpul nongkrong bareng dengan guru, siswa dan masyarakat. Ini Hebat buat perkembangan mental anak anak kita,” kata ihkwan, Minggu (18/06).

Kini pada tahun 2023, animo Masyarakat di sekolah Kejuruan semakin tinggi, bahkan tak hanya di Perkotaan di Pelosok-pelosok sudah mulai ramai anak anak lulusan SMP/MTs menjadikan SMK sebagai pilihan sekolah lanjutan mereka. Dengan melihat hal tersebut, tentu dikarenakan Sekolah kejuruan menjadi salah satu yang diyakini ikut berperan dalam mengentaskan pengangguran di NTB, karena sejak diluncurkannya Program SMK Gemilang Karya menjadi cikal bakal lahirnya para entrepreneur handal dalam bidang masing-masing serta menumbuhkan puluhan lapangan kerja kelak.

“Jadi kalau kita mau menjadikan anak-anak kita seorang yang berkompeten dan siap kerja, masukkan SMK saja,”akunya

Maka dari itu ia berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program-program pendidikan khususnya bidang SMK, terutama para pelaku industri, UMKM dan sebagainya, dengan tetap melakukan kolaborasi demi kemajuan Daerah.

“Semoga tahun ke tahun kualitas sekolah kejuruan semakin meningkat khususnya di NTB, sehingga selain menurunkan angka pengangguran hal ini juga bisa menaikan kualitas SDM kita,” Pungkasnya.

(Arul/ Poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU