Semarak Berkurban, Disnakertrans Lotim Potong 3 Hewan Kurban, Pembagiannya Sasar Penderita Stunting

LOTIM – PorosLombok.com | Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Lombok Timur pada hari raya Idul Adha tahun ini melaksanakan penyembelihan hewan kurban 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Kepala Disnakertans Lombok Timur, M. Hairi, S.I.P.,M.Si menyatakan, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di dinas tersebut atas partisipasi BPJS Cabang Selong dengan 1 ekor sapi, PT Primadaya Pratama Pandukarya 1 ekor kambing, dan Disnakertrans sendiri dengan 1 ekor sapi.

Prosesi penyembelihan hewan kurban di Disnakertrans Lombok Timur

“Alhamdulillah kita dari Disnakertrans bisa berkurban 1 ekor sapi dari patungan teman-teman dengan mengeluarkan sama-sama Rp.2,5 juta per orang,” kata Hairi kepada media ini di sela-sela kegiatan, Sabtu (1/7/23).

Adapun pembagian daging kurban, jelas dia, nantinya akan didistribusikan kepada keluarga balita stunting di wilayah binaan Disnakertrans, yakni 6 desa di wilayah kecamatan sakra.

“Jadi untuk 1 ekor sapi kita khususkan untuk konvergensi stunting diwilayah binaan kita di kecamatan sakra. Jika ada lebihnya kita serahkan ke kepala desa masing-masing untuk diberikan kepada masyarakat yang layak untuk diberikan,” imbuhnya.

Sedangkan sisanya (1 ekor sapi + 1 ekor kambing) akan dibagikan kepada seluruh pegawai/ staf Disnakertrans. Selebihnya akan dititipkan kepada pegawai Disnaker untuk dibagikan kepada tetangganya yang kurang mampu.

Selanjutnya Hairi menguraikan, menyembelih hewan kurban merupakan pelaksanaan tuntunan agama sebagai wujud kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Selain itu, lanjut dia, berkurban juga mengandung dampak sosial yang positif karena dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kepada balita yang mengalami stunting akibat kekurangan asupan gizi.

“Berkurban dapat menjadi bukti kepekaan sosial bagi kita untuk berbagi dan peduli kepada sesama, terutama kepada anak-anak stunting yang tidak memiliki akses makanan bergizi,” tuturnya.

Hairi berharap, kiranya apa yang dilaksanakan hari ini dapat bermanfaat, serta semangat berkurban tetap tumbuh di hati para pegawai negeri sipil (PNS), khususnya pegawai negeri yang ada di Disnakertrans Lombok Timur.

Untuk itu, lanjut Hairi, menyembelih hewan kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), bahkan ada ulama yang mewajibkan, karena besarnya manfaat yang dihasilkan.

“Berkurban merupakan syariat yang sangat dianjurkan, setidak-tidaknya sebagai sunnah muakkadah untuk menyembelih kurban. Bahkan di antara ulama ada yang mewajibkan untuk menyembelih kurban,” demikian Hairi.

Di tempat sama, Kepala BPJS kesehatan Cabang Selong, Akbar, mengatakan bahwa pada hari raya kurban tahun ini pihaknya menyerahkan hewan kurban hanya untuk Disnakertrans saja, untuk membantu konvergensi stunting.

“Kalo di tempat lain kita menyumbangnya berupa bahan makanan, melalui Dinas PMD. Insyaallah tahun depan kita tingkatkan lagi,” kata Akbar singkat.

(PL/anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU