Lombok Utara, PorosLombok.com – Tim Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar Praktik Pembuatan Silase di Dusun Otak Lendang, Desa Akar-Akar, Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keterampilan warga dalam pembuatan Silase. Selain itu, upaya ini untuk mengurangi limbah pertanian jagung.
Sebelum itu, satu minggu yang lalu di tempat yang sama, tim KKN PMD Unram sudah mengadakan sosialisasi tentang Pertanian dan peternakan yang memakmurkan masyarakat dan lingkungan lahan kering.
“Jadi kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan lanjutan dari sosialisasi tersebut,” kata KKN PMD Unram Desa Akar Akar 2, Lalu Husnu Yahya kepada media, Minggu (4/8/2024).
Menurut Husnu, kegiatan ini melibatkan kepala dusun otak lendang, masyarakat sekitar, khusunya bagi para peternak. Kemudian dalam kegiatan tersebut menghadirkan Dokter Debby.
“Dalam pemaparannya Dokter Debby menyampaikan pemanfaatan limbah jagung dan ampas kedelai yang memiliki banyak manfaat,” ujarnya.
Mahasiswa yang kerap disapa Darlien ini menyebut, Dokter Debby menyarankan ampas kopi dan jerami padi digunakaan sebagai pembuatan silase. Dengan hal tersebut dapat meminimalisir tenaga dan waktu warga dalam mencari pakan.
“Sehingga dapat mempermudah warga dalam mendapatkan bahan pakan ternak. Dari pernyataan Dokter Debby tersebut memunculkan banyak pertanyaan dari masyarakat setempat terutama di Dusun Otak Lendang,” bebernya.
Ia menegaskan Dokter Debby menyampaikan bahwa ketahanan permentasi Silase tersebut bisa bertahan selama 6 kurang lebih selama permentasi silase tersebut di simpan di ruamg yang tertutup.
“Kegiatan pelatihan praktik pembuatan Silase atau fermentasi pakan ternak ini sangat penting dikenalkan masyarakat setempat belum bisa memanfaatkan limbah pertanian jagung dengan maksimal,” imbuhnya.
Menurutnya, ketika musim kemarau, rata-rata lahan pertanian menjadi kering sehingga pakan ternak warga susah untuk di dapatkan. Hal inilah yang mendorong Tim KKN PMD Unram untuk mengadakan sosialisasi serta pelatihan pembuatan silase atau fermentasi pakan ternak.
“Silase atau permentasi pakan ternak sangat bermanfaat untuk kebutuhan pakan ternak warga ketika musim kemarau dan meningkatkan kesehatan ternak, sehingga masyarakat dapat meminimalisir ketika musim kemarau tiba,” ungkapnya.
Tim KKN Unram berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan baik dan maksimal untuk kebutuhan pakan ternak kedepannya, khususnya di Desa Akar-akar.
“Semoga apa yang kami lakukan ini dapat menjadi berkah bagi para peternak di desa ini,” pungkasnya.**
















