SMKN 1 Kotaraja Gelar Pertemuan Strategis, Fokus pada Inovasi dan Kolaborasi untuk Masa Depan

(Lombok Timur,PorosLombok.com)- SMKN 1 Kotaraja mengadakan pertemuan penting antara pihak sekolah dan komite sekolah. Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, melakukan koordinasi, serta mengevaluasi program yang telah dilaksanakan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah Nurhayadi, S.Pd., beserta tim manajemen, serta Ketua Komite Sekolah Lalu Putra, S.Sos., M.AP.

Dalam kesempatan itu, Nurhayadi memaparkan sejumlah pencapaian yang telah diraih lembaganya, termasuk peningkatan jumlah pendaftar baru dalam PPDB 2024 dan pemanfaatan teknologi untuk memantau kehadiran siswa. “Kami menggunakan aplikasi JIBAS untuk mencatat kehadiran di seluruh mata pelajaran,” ungkapnya.

Selain itu, sistem finger print juga diterapkan untuk memastikan kehadiran siswa saat datang dan pulang sekolah. Nurhayadi berharap dukungan dari Komite Sekolah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, yaitu menjadi lembaga yang kompeten, berkarakter, dan berjiwa wirausaha, yang disingkat KOTARAJA.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Lalu Putra, memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak sekolah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung visi dan misi sekolah, dan berharap lulusan SMK dapat membantu perekonomian keluarga dengan keterampilan yang diperoleh di sekolah.

“Perbaikan yang dilakukan sudah baik. Kini, tinggal meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait untuk mencapai tujuan lembaga. Soliditas dan profesionalisme adalah kunci keberhasilan. Jika semua berjalan lancar, promosi sekolah akan lebih mudah dan dikenal masyarakat,” kata Lalu Putra.

Salah satu anggota tim perumus visi, Ahmad Apandi, menjelaskan bagaimana visi tersebut muncul dan diimplementasikan. “Visi ini lahir dari refleksi dan tantangan yang semakin kompleks di masa depan. SMKN 1 Kotaraja harus mampu menghadapi tantangan zaman yang makin kompetitif,” tuturnya.

Tiga pilar visi—kompeten, berkarakter, dan berjiwa wirausaha—harus berjalan seiring dan membutuhkan kerjasama untuk diwujudkan. Visi kompeten dijabarkan dengan memperbanyak kemitraan dengan dunia usaha dan industri (DuDi) dalam penyelarasan kurikulum, termasuk program magang singkat.

“Kami memperkenalkan siswa pada iklim kerja di DUDI sejak kelas X agar mereka tidak terkejut saat PKL selama enam bulan. Kami juga meningkatkan kapasitas pengajar melalui program magang dan mendatangkan praktisi profesional,” tambahnya.

Karakter siswa perlu ditunjang di tengah arus informasi yang deras. Dengan mulai pembiasaan seperti pembinaan iman dan sholat berjamaah. Penggunaan ponsel dibatasi hanya untuk mendukung proses belajar.

“Dengan kebiasaan baik ini, kami berharap karakter siswa dapat terbentuk dengan lebih baik,” jelas Ahmad.

Visi terakhir adalah mewujudkan siswa yang berjiwa wirausaha melalui berbagai langkah, seperti kunjungan industri dan penghidupan Unit Produksi (UP) atau Business Centre.

“Kami mendorong siswa untuk merintis usaha, seperti menjual pentol hasil agribisnis. Untuk pertanian, kami akan menyediakan bibit sayur dan tanaman hias,” ungkapnya.

Ahmad Apandi, yang juga mantan ketua BEM, menjelaskan lebih lanjut tentang program “Tour of the School.” Jurusan Usaha Layanan Pariwisata (ULP) akan menjadi tour leader, sementara jurusan lain akan berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Kami berharap SMKN 1 Kotaraja dapat menjadi pintu gerbang menuju desa wisata, seperti Desa Sade di Lombok Tengah sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuta,” tutupnya. (PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU