MTs Fathul Mu’in NW Montong Tangi Gelar Penamatan Perdana, Tangis Haru Warnai Acara

Lombok Timur, PorosLombok.com – Suasana penuh haru menyelimuti acara penamatan perdana siswa kelas IX MTs Fathul Mu’in NW Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Sabtu (3/5).

Acara yang digelar di aula Pondok Pesantren Fathul Mu’in Annahdloh NW ini menjadi momen bersejarah, bukan hanya bagi para siswa dan guru, tapi juga bagi masyarakat sekitar. Sebab, madrasah ini sebelumnya sempat diragukan bisa bertahan, apalagi sampai menamatkan siswa.

Dulu, MTs Fathul Mu’in NW berdiri tanpa gedung, tanpa guru, bahkan belum memiliki izin operasional. Namun, dengan tekad dan keyakinan para pengurus yayasan serta kepercayaan masyarakat, madrasah ini akhirnya mampu membuktikan bahwa mereka bisa.

Kepala MTs Fathul Mu’in NW, Buhari Muslim, tak kuasa menahan haru saat mengenang masa-masa awal.

“Waktu itu banyak yang meragukan kami. Para orang tua bertanya, ‘di mana anak kami akan belajar? Apakah mereka bisa punya ijazah?’ Tapi alhamdulillah, berkat izin Allah dan kepercayaan masyarakat, hari ini kami bisa menamatkan 25 siswa perdana,” ujarnya.

Tangis para hadirin pecah saat Siti Maryam, salah satu siswa, menyampaikan pidato perpisahan. Ia mengingat masa-masa sulit belajar di kelas yang hanya beratap daun kelapa.

“Madrasah ini bukan sekadar tempat belajar. Ini rumah kedua kami. Terima kasih guruku, karena telah sabar dan tulus membimbing kami,” ucapnya sambil menangis.

Ketua Yayasan Fathul Mu’in Annahdloh NW, Hasanah Efendi, juga menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat Montong Tangi.

“Tiga tahun lalu kami hanya bermodal niat dan keyakinan. Hari ini, kepercayaan Bapak/Ibu semua telah membuahkan hasil,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini yayasan berencana membuka Madrasah Aliyah (MA) dan asrama santri. Proses perizinan sedang berjalan di Kementerian Agama.

“Semoga semua berjalan lancar. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh DR TGH M Khairi. Ia berpesan agar para santri tidak berhenti belajar dan terus mengejar ilmu demi masa depan yang lebih baik.

(*/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU